Retaknya hubungan mereka bukan baru-baru ini saja terjadi. Ketegangan sempat memuncak pada Euro 2024 lalu ketika Ronaldo gagal mencetak satu gol pun sepanjang turnamen. Di tengah mandulnya sang bintang, Lineker sempat mengkritik aksi emosional Ronaldo yang menangis setelah gagal mengeksekusi penalti melawan Slovenia sebagai tindakan yang kekanak-kanakan, sementara Alan Shearer menyebut reaksi tersebut histeris.
Kritikan tajam itu dibalas dengan sangat sengit oleh Ronaldo dari ruang ganti Portugal. Ia melontarkan sindiran keras kepada para komentator televisi Inggris, yang diyakini kuat ditujukan kepada Lineker dan Shearer.
"Apa yang harus saya lakukan? Apakah saya harus menangis dan mengakhiri karier saya hanya karena dua tikus mengkritik saya? Dunia mencintai saya! Penggemar mencintai saya! Ini adalah motivasi saya. Tidak ada yang bisa merengenggut sinar saya hanya karena dua orang dari televisi yang tidak dikenal siapa pun telah mengkritik saya," semprot Ronaldo kala itu.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.