Saat pertama kali melakukan simulasi pada Piala Dunia 2006, EA meramalkan Republik Ceko sebagai juara, tim yang bahkan gagal lolos dari fase grup, sementara Italia yang akhirnya mengangkat trofi. Satu kesalahan dalam dua dekade.
Di luar sepak bola, rekam jejaknya lebih bervariasi, prediksi Super Bowl EA hanya benar delapan dari 15 kali, sementara untuk Stanley Cup NHL, EA gagal menebak benar dalam 14 tahun berturut-turut. Jadi, keistimewaan prediksi Piala Dunia ini benar-benar murni berdiri sendiri.
Final akan digelar pada 19 Juli 2026 di MetLife Stadium. Apakah algoritma sekali lagi terbukti benar? Kita tunggu saja nanti!
(Dian AF)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.