Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terkena Dampak Wabah Ebola, Negara Ini Terancam Tanpa Suporter di Piala Dunia 2026

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |14:17 WIB
Terkena Dampak Wabah Ebola, Negara Ini Terancam Tanpa Suporter di Piala Dunia 2026
Terkena Dampak Wabah Ebola, Timnas Kongo Terancam Tanpa Suporter di Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)
A
A
A

TIM nasional (Timnas) Republik Demokratik (RD) Kongo terancam harus berjuang sendirian di Piala Dunia 2026 tanpa didampingi oleh para pendukung setianya. Hal ini terjadi menyusul ledakan wabah virus Ebola varian Bundibugyo di wilayah timur negara tersebut yang telah menelan korban jiwa hingga lebih dari 130 orang.

Berdasarkan laporan dair The Thao 247, situasi darurat kesehatan yang telah dikonfirmasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ini langsung memukul agenda persiapan Timnas Kongo. Federasi sepak bola setempat terpaksa membatalkan tiga sesi pemusatan latihan serta agenda melepas tim bersama fans yang semula dijadwalkan berlangsung di ibu kota Kinshasa.

Dampak terburuk kini membayangi para suporter Timnas Kongo. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tengah mengkaji kebijakan pengetatan wilayah berupa larangan masuk bagi warga asing yang memiliki riwayat perjalanan ke RD Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan dalam kurun waktu tiga minggu terakhir.

Jika regulasi berdurasi minimal 30 hari ini resmi diketuk, suporter Timnas Kongo dipastikan tidak bisa terbang untuk memberikan dukungan langsung di stadion, mengulang memori kelam keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia sebelumnya.

1. Jaminan Keamanan dari FIFA

Meskipun terancam kehilangan dukungan fans, badan pengelola Piala Dunia 2026 memastikan hak kepesertaan Timnas Kongo tidak akan dicabut. Skuad berjuluk The Leopards ini tetap diperbolehkan bertanding tanpa adanya risiko diskualifikasi.

Timnas Kongo
Timnas Kongo (CAF)

Kendati demikian, FIFA dan otoritas setempat menerapkan syarat medis yang sangat ketat bagi seluruh anggota tim. Seluruh pemain dan staf kepelatihan diwajibkan untuk tidak menginjakkan kaki di wilayah RD Kongo dalam kurun waktu 21 hari sebelum jadwal kedatangan mereka ke Amerika Serikat.

Jika ada anggota tim yang melanggar ketentuan tersebut, para pemain Kongo wajib melewati prosedur karantina ketat yang menyamai protokol bagi warga negara AS yang baru kembali dari zona merah wabah.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement