Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah AS Izinkan Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026 dengan Syarat Ketat, Playoff Tambahan Resmi Gagal?

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Sabtu, 25 April 2026 |10:21 WIB
Pemerintah AS Izinkan Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026 dengan Syarat Ketat, Playoff Tambahan Resmi Gagal?
Pemerintah AS mengizinkan Timnas Iran main di Piala Dunia 2026 dengan syarat yang ketat (Foto: Instagram/@teammellifootball)
A
A
A

WASHINGTON DC – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melunak dan siap mengizinkan Timnas Iran bermain di Piala Dunia 2026. Namun, Washington mengajukan syarat yang ketat.

Polemik soal Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026 terus bergulir. Awalnya, Teheran menyatakan akan memboikot turnamen tersebut imbas serangan udara gabungan dari militer AS dan Israel.

Timnas Iran (Foto: Instagram/@gianni_infantino)
Timnas Iran (Foto: Instagram/@gianni_infantino)

Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan siap menjembatani kehadiran Iran di Negeri Paman Sam. Lalu, giliran AS yang berubah sikap dan mengancam tidak menjamin keselamatan mereka.

1. Pintu Terbuka buat Timnas Iran

Kini, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan pintu negaranya terbuka hanya bagi atlet. Mereka yang memiliki hubungan dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) tidak akan diizinkan masuk!

“Tidak ada pemberitahuan dari AS yang mengatakan mereka tidak boleh datang. Masalah dengan Iran bukanlah atlet (pesepakbola) mereka,” tegas Rubio, dinukil dari Al Jazeera, Sabtu (25/4/2026).

“Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, beberapa di antaranya memiliki hubungan dengan IRGC. Kami mungkin tidak bisa mengizinkan mereka masuk, tetapi bukan atletnya sendiri,” tegasnya.

 

2. Benar-Benar Atlet

Timnas Iran jelang laga uji coba pada FIFA Matchday Maret 2026 (Foto: Instagram/@teammellifootball)
Timnas Iran jelang laga uji coba pada FIFA Matchday Maret 2026 (Foto: Instagram/@teammellifootball)

Lebih lanjut, Rubio memperingatkan agar rombongan yang dibawa ke AS benar-benar berstatus sebagai pemain profesional. Mereka tidak akan memberikan toleransi jika ada personel keamanan atau intelijen yang datang dengan menyamar sebagai pendukung.

“Mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura menjadi jurnalis dan pelatih (untuk) atlet,” tandasnya.

Sikap AS dan Iran yang berubah-ubah memicu kabar adanya playoff tambahan. Ajang itu akan digelar untuk mencari pengganti Team Melli jika sewaktu-waktu memutuskan mundur.

FIFA juga tidak menolak atau membantah dengan tegas perihal playoff tambahan itu. Kabarnya, semua akan diputuskan, termasuk nasib Iran, dalam pertemuan di Vancouver, Kanada, pada 30 April 2026.

(Wikanto Arungbudoyo)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement