Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Ferdinand Sinaga Pernah Ribut dengan Suporter Timnas Indonesia hingga Panjat Pagar Pembatas SUGBK

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2026 |16:58 WIB
Kisah Ferdinand Sinaga Pernah Ribut dengan Suporter Timnas Indonesia hingga Panjat Pagar Pembatas SUGBK
Ferdinand Sinaga saat membela PSM Makassar. (Foto: Liga Indonesia Baru)
A
A
A

KISAH Ferdinand Sinaga yang pernah rebut dengan suporter Timnas Indonesia menarik untuk dibahas. Apalagi di momen tersebut, Ferdinan sampai memanjat pagar pembatas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk menghampiri suporter Garuda yang mengejeknya.

Momen kemarahan Ferdinand itu terjadi pada laga uji coba antara Timnas Indonesia melawan ASEAN All Stars, pada 11 Mei 2014. Sebuah kemenangan tipis 1-0 untuk skuad Garuda harus tertutup oleh aksi kontroversial striker eksplosif, Ferdinand Sinaga.

Meski Timnas Indonesia menang lewat gol bunuh diri Safiq Rahim pada menit ke-13, atmosfer di tribun justru terasa panas bagi beberapa pemain. Ferdinand, yang masuk di babak kedua, menjadi sasaran cemoohan oknum suporter sepanjang laga. Hal ini dipicu oleh tensi rivalitas klub yang terbawa ke kancah internasional.

1. Aksi Nekat Mengejar Penonton di Tribun

Ketegangan memuncak sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Ferdinand, yang merasa tidak terima terus-menerus disoraki, kehilangan kesabarannya.

Pemain yang dikenal dengan julukan The Dragon ini melakukan aksi nekat dengan memanjat pagar pembatas SUGBK untuk menghampiri kerumunan suporter yang mengejeknya.

Ferdinand Sinaga
Ferdinand Sinaga

Sambil memanjat, Ferdinand berteriak menantang oknum yang menghinanya tersebut. "Ayo sini! Tadi mana yang sorak-sorakin," tantangnya dengan penuh emosi. Aksi ini mengejutkan banyak pihak, mengingat statusnya sebagai pemain profesional yang sedang membela panji negara.

Usai kejadian tersebut, Ferdinand enggan berkomentar dan hanya melintasi area mixed zone dengan raut wajah kesal.

 

2. Kekecewaan Alfred Riedl

Insiden memalukan ini mengundang keprihatinan dari rekan setimnya, Firman Utina. Firman menyayangkan sikap suporter yang menyuarakan sentimen klub saat Timnas Indonesia sedang berlaga.

Tidak hanya Ferdinand, pemain Persib Bandung lainnya seperti Hariono dan Supardi pun turut menjadi sasaran tekanan verbal dari tribun.

"Tidak seharusnya penonton melakukan hal-hal seperti itu. Kami ini datang ke SUGBK sebagai Timnas, bukan klub. Seharusnya, para penonton bisa lebih dewasa," ungkap Firman dengan tegas.

Ferdinand Sinaga Persib Bandung1
Ferdinand Sinaga Persib Bandung1

Pelatih Alfred Riedl pun berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, ia menilai tindakan Ferdinand memanjat pagar tidak bisa diterima, namun di sisi lain ia memahami tekanan mental yang dialami anak asuhnya.

Riedl akhirnya memilih untuk tidak menghukum Ferdinand secara resmi, meski ia mengakui sang pemain sempat kehilangan kepercayaan darinya. Pasca-insiden tersebut, Ferdinand mengaku kapok dan berjanji akan meredam sikap emosionalnya demi masa depan kariernya di sepak bola nasional.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement