JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan pandangan terkait realitas pembinaan pemain muda di Tanah Air saat menjalankan program deteksi bakat. Meski memuji kualitas individu pemain lokal, pelatih asal Spanyol ini menilai Indonesia memiliki kelemahan fatal pada sistem pengembangan pemain yang selama ini dijalankan.
Hector Souto bersama Federasi Futsal Indonesia (FFI) saat ini tengah gencar berburu pemain berbakat untuk membangun skuad Timnas Futsal Indonesia U-17. Program ini merupakan langkah strategis untuk membentuk tim nasional masa depan yang lebih kompetitif.
Bekerja sama dengan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP), pencarian bakat ini akan dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh sampai Sorong. Para pemain muda yang terpilih nantinya berkesempatan untuk berkompetisi dalam Mini World Cup Futsal yang akan digelar di Spanyol pada 24-28 Juni 2026 mendatang.
Selama menjalankan misi pencarian tersebut, Souto mengaku kagum melihat fakta bahwa Indonesia sebenarnya tidak pernah kekurangan pemain berbakat. Namun, mantan pelatih yang sukses membawa Garuda meraih emas SEA Games 2025 ini menilai ada kesalahan sistemik dalam mengelola bakat-bakat tersebut.
"Indonesia tidak punya masalah talenta. Indonesia punya masalah sistem," kata Souto dalam unggahan akun Instagram pribadinya (@souto.h), Rabu (22/4/2026).
Menurut Souto, pengembangan bakat pemain sejatinya tidak bisa dimulai mendadak saat pemain sudah menginjak usia 17 tahun. Dia menegaskan bahwa fondasi permainan seharusnya sudah ditanamkan kepada para pemain sejak mereka masih berusia dini.
"Sementara negara lain mengembangkan pemain sejak usia 7 tahun, di sini kita sering tiba di level U-17 dengan harus mulai dari nol; mencari pemain, menilai pemain dengan cepat, dan mengambil keputusan dalam waktu singkat," tutur Souto.
Sistem instan seperti itu, menurut Souto, menyebabkan Indonesia kehilangan periode emas dalam mengasah kemampuan fundamental pemain muda. Ia menekankan bahwa usia 17 tahun seharusnya menjadi fase penyempurnaan, bukan fase belajar dasar dari awal.