Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buntut Tendangan Kungfu, Sumardji: Fadly Alberto Secara Otomatis Dicoret dari Timnas Indonesia U-20

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Senin, 20 April 2026 |17:15 WIB
Buntut Tendangan Kungfu, Sumardji: Fadly Alberto Secara Otomatis Dicoret dari Timnas Indonesia U-20
Fadly Alberto kala membela Timnas Indonesia. (Foto: FIFA)
A
A
A

JAKARTA – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengatakan Fadly Alberto Hengga dicoret dari Timnas Indonesia U-20. Hal ini dikonfirmasinya setelah berdiskusi dengan sang pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto.

Pencoretan dilakukan buntut perilaku tak terpuji yang dilakukan Fadly Alberto kala membela klubnya, Bhayangkara FC U-20. Diketahui, Fadly melakukan tendangan kungfu ke salah satu pemain Dewa United U-20 dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu 19 April 2026.

Momen Fadly Alberto serang pemain Dewa United U-20 di bangku cadangan smgfootball

1. Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20

Sumardji sangat kecewa Fadly Alberto melakukan aksi tidak terpuji tersebut. Pasalnya, perilaku itu juga tidak mencerminkan sosok pemain Timnas Indonesia.

Lebih jauh, Sumardji membeberkan nasib Fadly Alberto yang kini berstatus pemain Timnas Indonesia U-20. Dia pastikan nama Fadly dicoret dari skuad Garuda Muda.

"Ya secara otomatis ya dicoret lah. Secara otomatis dicoret. Lha wong semalam saya sudah telepon Nova. Saya kasih tahu, 'Itu kok sampai seperti itu bagaimana?"kata Sumardji kepada Okezone, Senin (20/4/2026).

"Ya, mau enggak mau ya harus dicoret, gitu," tambahnya.

 

2. Pemain Potensial

Fadly Alberto

Meski menyayangkan aksi Fadly, Sumardji tak menampik bahwa sang pemain adalah sosok penggawa muda potensial yang dimiliki Timnas Indonesia. Dia pun kaget pemain tersebut berperilaku seperti itu.

"Kembali lagi lho ya, Berto ini aset lho ya. Berto ini aset dan anak ini sebenarnya di tim itu tidak pernah aneh-aneh, gitu," ujar Sumardji.

Sumardji sangat terbuka jika Fadly Alberto mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Namun, menurutnya, sanksi tersebut harus dipertimbangkan dengan matang.

"Cuma mungkin itu yang harus kita pikirkan bersama. Kalau mau bunuh kariernya Berto ya gampang, diberikan sanksi yang keras dengan mungkin sanksi berapa tahun, ya selesailah kariernya dia di sepakbola kan,” ucap Sumardji.

"Tapi ini kan anak ini potensial dan selama ini top three di Timnas U-20," tutupnya.

(Djanti Virantika)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement