SEMARANG – Kabar bahagia datang dari bintang sepak bola Indonesia, Pratama Arhan. Di tengah masa pemulihan cederanya, bek kiri andalan Timnas Indonesia ini resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (S.M.) dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.
Kelulusan Arhan tercatat istimewa karena ia menjadi lulusan pertama yang akan menerima ijazah berbasis teknologi blockchain. Kepastian ini didapat setelah Arhan berhasil melewati sidang skripsi pada Kamis 2 April 2026.
Melalui akun Instagram resminya, pihak kampus memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan atlet bernomor punggung 12 tersebut.
"Sarjana Manajemen unlocked. Topik yang relate sama dunia bola & brand, bawa Pratama Arhan Alif lewatin Seminar Hasil dengan baik," tulis akun @udinusofficial, dikutip Minggu (5/4/2026).
Kelulusan Arhan menandai sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Udinus menjadi kampus pertama di Tanah Air yang menerapkan ijazah berbasis blockchain hasil kerja sama dengan Dubai Blockchain Center dan Indonesia Blockchain Center (IBC).
Teknologi ini dirancang untuk menjamin keamanan data lulusan, memudahkan verifikasi, serta mencegah praktik ijazah palsu secara permanen. Sebagai lulusan tahun 2026, Arhan dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda pada April mendatang.
Penerapan sistem digital ini diharapkan menjadi standar baru bagi pencatatan verifikasi data di tingkat perguruan tinggi. Kini, sosok yang dulu dikenal murni sebagai atlet kebanggaan Indonesia, telah sah diakui sebagai seorang sarjana yang memiliki bekal keilmuan manajemen.
Di sisi lain, publik juga terus menantikan kondisi fisik Arhan pasca-cedera lutut kanan yang dialaminya. Arhan dilaporkan telah sukses menjalani operasi meniskus di Rumah Sakit Samitivej Sukhumvit, Thailand, pada Februari lalu.
Akibat cedera tersebut, mantan pemain PSIS Semarang ini terpaksa absen membela klubnya, Bangkok United, di ajang AFC Champions League Two serta gagal memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman pada FIFA Series Maret 2026 kemarin.
Meski masih harus menggunakan kruk untuk membantu berjalan, semangat Arhan untuk kembali merumput sangat besar. Pihak Bangkok United mengonfirmasi bahwa sang pemain kini sedang dalam pengawasan ketat tim ortopedi untuk menjalani proses rehabilitasi.
"Ia kini siap memulai proses rehabilitasi dan bertekad untuk kembali ke lapangan membantu tim sesegera mungkin," tulis keterangan resmi klub.
Selama masa pemulihan ini, Arhan juga diketahui aktif mengisi waktu dengan menjadi streamer game untuk tetap berinteraksi dengan para penggemarnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.