SEGINI biaya kerugian Timnas Iran yang pilih mundur dari Piala Dunia 2026 akan diulas Okezone. Menteri Pemuda dan Olahraga Iran Ahmad Donyamali mengatakan, Timnas Iran akan mundur dari Piala Dunia 2026 karena tak sudi tim nasional mereka bermain di Amerika Serikat.
“Dengan mempertimbangkan bahwa pemerintah korup ini (Amerika Serikat) telah membunuh pemimpin kami, dalam kondisi apa pun kami tidak memiliki situasi yang tepat untuk berpartisipasi di Piala Dunia (2026),” kata Ahmad Donyamali, Okezone mengutip dari BBC, Kamis (12/3/2026).
“Para pemain kami tidak aman (jika bermain di Piala Dunia 2026). Dalam delapan atau sembilan bulan terakhir, dua perang terjadi dan beberapa ribu rakyat kami terbunuh. Karena itu, kami jelas tidak memiliki kemungkinan untuk berpartisipasi (di Piala Dunia 2026),” lanjut Ahmad Donyamali.
Setelah mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran di ambang hukuman dari Federasi Sepakbola Dunia (FIFA). Mengutip dari Diario AS, berdasarkan Pasal 6, FIFA akan menjatuhkan denda USD300.000 atau sekira Rp5 miliar kepada tim nasional yang mundur dari sebuah turnamen garapan FIFA lebih dari 30 hari sebelum turnamen dimulai.
Selain itu, Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) juga harus mengembalikan dana yang telah diberikan FIFA kepada mereka. Untuk besarannya, belum diketahui berapa dana yang harus dikembalikan FFIRI kepada FIFA.
Tak sampai di situ hukuman yang akan diterima Timnas Iran. Team Melli -julukan Timnas Iran- berpotensi tak diizinkan tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia atau ajang serupa, efek mundur dari Piala Dunia 2026.
Kemudian pertanyaan muncul, siapa yang akan menggantikan posisi Timnas Iran di Piala Dunia 2026? Mengutip dari ESPN dan BBC, Irak berada di pole position untuk menggantikan Iran.
Timnas Irak berpotensi dipilih karena lolos ke playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026. Skuad Singa Mesopotamia -julukan Timnas Irak- akan turun di babak playoff kontra pemenang Suriname vs Bolivia pada 31 Maret 2026. Andai menang atas Suriname/Bolivia, Irak dipastikan lolos Piala Dunia 2026.
Bagaimana jika Irak kalah dari Suriname/Bolivia? Jika kalah, skuad asuhan Graham Arnold itu tetap lolos menggantikan Iran. Selain Irak, ada juga Uni Emirat Arab (UEA). UEA berpotensi dipilih karena lolos sampai babak kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
UEA dapat menggantikan posisi Iran jika Irak lolos Piala Dunia 2026 via jalur playoff antarkonfederasi. Karena itu, saat ini sisa Irak dan UEA berpeluang menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.