LAUSANNE – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akhirnya mengeluarkan keputusan final terkait skandal dokumen palsu tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Meski memberikan sedikit pelonggaran bagi para pemain, CAS secara resmi menolak banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan menguatkan sanksi berat dari FIFA.
Keputusan yang dibacakan di Lausanne, Swiss, ini menjadi kabar buruk bagi publik sepak bola Malaysia. Harimau Malaya dipastikan tetap kehilangan poin, sementara Timnas Vietnam dan Nepal yang menjadi lawan di Kualifikasi Piala Asia 2027 diprediksi akan mendapatkan kemenangan cuma-cuma atas pelanggaran penggunaan pemain ilegal tersebut.
Dalam sidang yang digelar pada 26 Februari 2026, CAS menyatakan bahwa tujuh pemain, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel, terbukti secara hukum menggunakan dokumen palsu. Mereka dipastikan tidak memiliki darah keturunan Malaysia sesuai syarat naturalisasi FIFA.
Meski begitu, CAS memberikan sedikit napas bagi ketujuh pemain tersebut. Walau tetap dilarang bertanding selama 12 bulan dan didenda masing-masing 2.000 Franc Swiss (sekitar Rp43 juta), mereka kini diizinkan untuk tetap berlatih bersama klub masing-masing selama masa skorsing.
Nasib berbeda dialami oleh FAM. Upaya mereka untuk meminta pengurangan denda dari 350 ribu Franc Swiss (sekitar Rp7,5 miliar) menjadi hanya 50 ribu Franc Swiss ditolak mentah-mentah oleh CAS. Federasi Malaysia tetap harus membayar denda penuh atas kelalaian dan pelanggaran regulasi tersebut.
Keputusan CAS ini memicu efek domino bagi partisipasi Malaysia di panggung internasional. Selain denda finansial, Malaysia tetap berada di bawah sanksi kekalahan dalam tiga laga persahabatan melawan Singapura, Palestina, dan Tanjung Verde.
Situasi kian genting bagi masa depan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) disebut segera meresmikan status kekalahan Malaysia saat melawan Vietnam dan Nepal. Bahkan, muncul kekhawatiran dari media lokal Malaysia bahwa Garuda Malaysia terancam dicoret sepenuhnya ajang kualifikasi tersebut.
Kondisi ini memberikan keuntungan besar bagi Timnas Vietnam. Apapun keputusan akhir yang diambil AFC, Vietnam dikabarkan telah mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia 2027.
Jika Malaysia resmi didiskualifikasi, laga leg kedua antara Vietnam dan Malaysia yang sedianya digelar 31 Maret di Stadion Thien Truong, Ninh Binh, berpeluang besar batal terlaksana.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.