JAKARTA – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, membeberkan peta jalan dan target awal yang dibebankan kepada John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia. PSSI menekankan durasi dua tahun pertama akan menjadi masa krusial bagi pelatih asal Inggris tersebut untuk mentransformasi kekuatan skuad Garuda.
John Herdman resmi diperkenalkan sebagai nakhoda baru oleh PSSI pada Sabtu 3 Januari 2026 lalu. Mantan pelatih Timnas Kanada itu menyepakati kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan otomatis untuk durasi yang sama jika memenuhi target tertentu.
Saat ini, Herdman telah menginjakkan kaki di Indonesia dan bersiap untuk diperkenalkan secara formal kepada publik sepak bola tanah air. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia sudah dinanti berbagai agenda padat sepanjang kalender kompetisi tahun 2026.
Di antaranya ada FIFA Series hingga Piala AFF 2026. Arya mengungkapkan, Herdman ditargetkan untuk berproses baik selama dua tahun awal di Timnas Indonesia.
"Yang pertama, kami ingin dia punya waktu untuk proses melatih dan membangun tim. Kami sepakat menjaga dua tahun ini untuk proses tersebut," ungkap Arya kepada awak media di Jakarta, dikutip pada Senin (12/1/2026).
Pada tahun ini, Skuad Garuda dijadwalkan tampil dalam ajang FIFA Series yang akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada periode FIFA Matchday, 23–31 Maret 2026. Agenda kemudian berlanjut dengan rangkaian FIFA Matchday pada bulan Juni, September, Oktober, dan November, serta turnamen Piala AFF 2026 yang direncanakan bergulir mulai 25 Juli 2026.
Arya mengatakan, FIFA Series akan menjadi ujian pertama bagi Herdman. Setelah itu, Herdman diharapkan bisa berprestasi di turnamen-turnamen lainnya.
"Yang pasti ada FIFA Series, nanti ada negara besar juga yang datang. Mudah-mudahan bisa mendapatkan ranking yang cukup baik. Setelah itu ada AFF, dan tahun depan (2027) ada Piala Asia," tukasnya.
(Rivan Nasri Rachman)