Hal itu memicu protes keras dari sejumlah pemain Timnas Indonesia U-22 termasuk Ivar Jenner, Zanadin Fariz, Rafael Struick, hingga Dion Markx. Mereka keberatan wasit mengakhiri laga saat dalam kondisi menyerang dan butuh gol.
Insiden itu memicu keributan kecil. Struick terkena kartu merah langsung sementara Zanadin menerima kartu kuning kedua. Parahnya, pemain-pemain Myanmar malah membuat situasi makin panas.
Alhasil, adu mulut terjadi antara Markx dan salah satu pemain di kubu lawan. Pemain Top Oss itu nyaris baku hantam sebelum berhasil dilerai.
Frustrasi memang melanda Timnas Indonesia U-22 yang butuh 1 gol lagi saja untuk lolos ke semifinal SEA Games 2025. Apa daya, impian mempertahankan medali emas justru harus berakhir.
(Wikanto Arungbudoyo)