JAKARTA – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, diketahui pernah menjadi asisten Giovanni van Bronckhorst. Ia kini mengomentari peluang mantan bosnya sebagai juru taktik Timnas Indonesia.
Van Gastel dan van Bronckhorst memang memiliki kedekatan karena pernah bekerja sama di dua klub yakni Feyenoord dan Besiktas. Ia jadi asisten pelatih di kedua klub tersebut.
Pencapaian manis berhasil diukir ketika di Feyenoord. Pasalnya, van Gastel dan van Bronckhorst sukses membawa klub menjuarai Liga Belanda 2016-2017.

Kini, nama van Bronckhorst dilaporkan masuk dalam radar PSSI untuk menjadi pelatih baru Timnas Indonesia. Van Gastel mengakui membaca semua rumor terkait mantan bosnya itu.
“Tentang Gio, ya saya membaca unggahan-unggahan di media sosial yang memang menyebutkan dia adalah salah satu kandidat,” kata van Gastel dalam konferensi pers jelang laga melawan Persija Jakarta di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Pelatih berusia 53 tahun itu tidak cukup yakin apakah van Bronckhorst mau menerima pinangan dari Timnas Indonesia jika memang ada tawaran resmi. Pasalnya, saat ini pria asal Belanda itu sedang bertugas menjadi asisten Arne Slot di Liverpool.
“Saat ini dia bekerja di Liverpool, jadi saya tidak tahu apakah masuk akal jika dia mau, atau jika mereka (Liverpool) akan melepasnya,” ujar van Gastel.
“Jadi sebenarnya saya tidak tahu, tetapi jika mengikuti unggahan-unggahan media sosial di Indonesia, ada banyak rumor dan banyak nama yang disebut. Jadi, ya, saya tidak tahu apakah itu benar,” tukas pria yang juga berasal dari Belanda itu.

Meski begitu, van Gastel tak heran jika nama van Bronckhorst dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Sebab, legenda sepakbola Belanda itu memiliki darah keturunan Maluku.
“Tapi melihat latar belakangnya, berasal dari Maluku, saya bisa membayangkan dia memang menjadi salah satu kandidat,” pungkas Van Gastel.
(Wikanto Arungbudoyo)