"Terima kasih atas dukungannya. Kami memahami bahwa banyak pihak yang memberikan masukan terkait harga tiket. Namun, perlu diingat bahwa manajemen telah mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk perbaikan dan renovasi stadion agar sesuai dengan regulasi Liga 1," jelas Inal.
Menurutnya, pemilihan Kota Blitar sebagai home base juga mempertimbangkan faktor efisiensi biaya transportasi bagi para suporter. Dibandingkan, dengan opsi sebelumnya seperti Bali atau Bantul, jarak tempuh dari Malang ke Blitar jauh lebih dekat.

"Kami berharap Aremania bisa memahami kondisi ini dan berpikir realistis. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Arema FC akan terus berkembang dan semakin dekat dengan para penggemarnya," tandasnya.
Arema FC akan berkandang di Stadion Soepriadi untuk enam pertandingan di Liga 1. Setelah itu, mereka berencana kembali ke Stadion Kanjuruhan yang sudah selesai direnovasi.
(Wikanto Arungbudoyo)