Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pesepakbola Mualaf asal Argentina, Rela Mondok di Pesantren Kalimantan demi Perdalam Agama Islam

Ramdani Bur , Jurnalis-Senin, 26 Februari 2024 |11:47 WIB
Kisah Pesepakbola Mualaf asal Argentina, Rela Mondok di Pesantren Kalimantan demi Perdalam Agama Islam
Carlos Raul Sciucatti resmi menjadi mualaf pada 2015. (Foto: Pondok Pesantren Assalam)
A
A
A

KISAH pesepakbola mualaf asal Argentina, Carlos Raul Sciucatti, rela mondok di pesantren demi memperdalam agama Islam akan diulass Okezone. Carlos Raul Sciucatti yang biasa disapa Charly selama tujuh tahun berkarier di Indonesia.

Selama tujuh tahun itu, sejumlah klub Indonesia diperkuat pria yang kini berusia 38 tahun tersebut. Sebut saja Persijap Jepara (2008 dan 2014), Deltras Sidoarjo (2009), Persidafon Dafonsoro (2009-2010), Pro Duta (2010-2011), PSLS Lhokseumawe (2011-2013) dan Mitra Kukar (2015).

(Carlos Raul saat mengumandangkan adzan)

(Carlos Raul saat mengumandangkan adzan)

Dari klub-klub di atas, karier Charly bisa dibilang paling berkesan ketika memperkuat Persijap Jepara. Sebab, saat membela klub asal Jawa Tengah tersebut, Charly menemui sang kekasih yang menjabat CEO Persijap Jepara, Esti Puji Lestari.

Esti Puji Lestari yang baru-baru ini menjabat sebagai chairman klub asal Filipina, United City FC ini jatuh hati kepada Charly. Setelah berpacaran, keduanya memutuskan untuk menikah.

Namun, sebelum menikah, Charly ingin terlebih dulu berpindah agama menjadi Islam, alias menjadi mualaf. Demi memperdalam soal islam, Charly sampai-sampai mondok di pesantren yang berada di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Pondok Pesantren yang dimaksud adalah Assalam Arya Kemuning. Charly mondok di sana karena saat itu tengah membela klub Liga 1, Mitra Kukar.

Carlos Raul saat membantu pengembangan sepakbola usia muda di Indonesia

(Carlos Raul saat membantu pengembangan sepakbola usia muda di Indonesia. (Foto: Instagram/@jeparahariini)

Setelah belajar agama Islam, Carlos Raul Sciucatti resmi menjadi mualaf. Ia pun memiliki nama Islam yakni Muhammad Carlos.

“Carlos merasa hatinya terpanggil untuk mempelajari Islam. Kini namanya menjadi Muhammad Carlos Raul. Kini dia ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” bunyi pernyataan Ponpes Assalam Arya Kemuning di laman resmi mereka.

“Carlos merasa terpanggil untuk mempelajari Islam. Ia merasa bahwa Ponpes Assalam adalah tempat yang cocok untuknya mempelajari membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” tegas Kiai Arief selaku pimpinan Ponpes Assalam pada 2015.

Tak lama setelah memutuskan menjadi mualaf, Carlos Raul Sciucatti pensiun sebagai pesepakbola. Ia kabarnya saat ini concern kepada pengembangan sepakbola usia muda.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement