KISAH Ardiansyah Runtuboy menarik untuk diulas. Pasalnya, pemain futsal berusia 25 tahun itu baru saja menyelamatkan nyawa Indonesia di pertandingan melawan Afghanistan pada babak Kualifikasi Piala Asia Futsal 2024.
Bertanding di Green Hall, Dammam, Arab Saudi, Senin (9/10/2023) malam WIB, Ardiansyah Runtuboy dimainkan sebagai starter oleh pelatih Timnas Futsal Indonesia, Marcos Sorato.

Di babak pertama, Indonesia sangat kesulitan menghadapi permainan agresif Afghanistan. Alhasil, Indonesia harus tertinggal 5-2 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Indonesia sempat memperkecil jarak hingga menjadi 7-5. Pada momen ini, Ardiansyah Runtuboy keluar sebagai pahlawan. Tendangan super kerasnya seketika masuk ke gawang Afghanistan yang membuat skor menjadi 7-6.
Skema power play kemudian dijalankan. Hasilnya pun terbukti positif. Pasalnya, Ardiansyah Nur kemudian mencetak gol melalui assist Runtuboy yang membuat Indonesia menyamakan kedudukan. Skor 7-7 ini pun berakhir hingga pertandingan usai.
Meski hasil imbang atas Afghanistan ini merupakan kerja keras semua pemain, namun nama Ardiansyah Runtuboy menjadi salah satu yang paling menjadi sorotan. Tak ayal, banyak yang mencari siapa sebenarnya Ardiansyah Runtuboy ini.
Ardiansyah Runtuboy lahir di Jayapura, Papua pada 15 Juli 1998. Sebelum menjadi seorang pemain futsal profesional, Runtuboy terlebih dahulu bergabung bersama klub sepakbola, Persipura Jayapura U-21. Namun dihentikannya kompetisi membuatnya memilih banting setir ke dunia futsal.
Nama Runtuboy dengan cepat menjadi pusat perhatian saat dirinya sukses mengantarkan sekolahnya, SMA 4 Jayapura menjadi juara kompetisi antarpelajar tingkat nasional tahun 2014. Dari sana, Runtuboy mulai mendapat tawaran dari klub-klub Pro Futsal League.
Dengan berbagai pertimbangan, Runtuboy akhirnya memutuskan bergabung dengan FC Libido Surabaya. Sayangnya, Runtuboy hanya bertahan setahun saja di tim ini. Di tahun 2015, dirinya memilih kembali ke Papua dan bergabung dengan klub asal Indonesia Timur, Blacksteel Manokwari.