Penggunaan handuk ini dilarang karena dinilai EFL hanya akan membuang-buang waktu. Sebagai gantinya, EFL akan menempatkan sejumlah bola di beberapa titik yang bisa digunakan pemain untuk melakukan lemparan bola ke dalam.
“EFL akan memperkenalkan sistem multiball di semua kompetisi untuk musim 2023-2024. Bola pertandingan akan ditempatkan pada kerucut di sejumlah area yang sudah ditentukan. Hal ini dimaksudkan untuk efisiensi waktu pertandingan,” bunyi pernyataan EFL, dikutip dari Sportbible, Kamis (29/6/2023).

Arhan sendiri memang diketahui kerap mengelap bolanya dengan handuk lebih dahulu sebelum melakukan aksi fantastisnya dalam melempar bola ke dalam. Hal itu dilakukan agar bola dalam kondisi kering ketika dilempar.
Dengan aturan baru dari EFL, pemain pun tak perlu bersusah payah mengeringkan bola dengan handuk. Pasalnya, mereka sudah memiliki bola kering yang diletakkan di beberapa titik.
(Djanti Virantika)