Logo Piala Dunia 2026 banyak dibahas oleh warganet. Namun, Effendi meyakini bahwa FIFA sudah memikirkan secara mendalam mengenai hal ini.

"Logo Pildun tentu telah dipikirkan dengan baik oleh FIFA bahwa kalau konsep desainnya banyak dikritisi masyarakat, khususnya para desainer-desainer logo, itu hal wajar. Seni, kan, tidak bisa dimonopoli dan dipaksakan harus disukai atau dianggap bagus oleh semua orang," sambung Effendi yang juga merupakan Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Perindo itu.
Sementara itu, kualifikasi Piala Dunia 2026 sendiri sudah dimulai sejak tahun ini. Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong akan ikut dalam kualifikasi putaran pertama yang bakal berlangsung pada Oktober mendatang.
(Reinaldy Darius)