Dikutip dari Daily Mail, Borja Iglesias mengakui hal tersebut sebenarnya bukan tindakan normal. Ia sangat menentang soal perbedaan suku, ras, agama, hingga warna kulit, di seluruh dunia.

"Ketika protes Black Lives Matter dimulai, saya melakukannya (mengecat kuku). Itu dilakukan untuk membuat diri saya sadar akan hal itu. Hal-hal tersebut (rasisme) telah dinormalisasi yang seharusnya tidak kita terima sebagai normal,” ucapnya dinukil dari Daily Mail.
"Orang-orang di dekat saya mengatakan hal-hal tertentu dan saya berpikir kita harus memperbaikinya. Saya mengecatnya dengan warna hitam pada awalnya. Kemudian saya merubahnya dan sekarang saya melakukannya lebih karena saya menyukainya" tandas Borja Iglesias.
Hingga saat ini, bentuk protes Borja Iglesias semakin beraneka ragam. Ia juga mengecat kukunya dengan beragam warna. Itu ditujukan sebagai penolakan tentang homofobia yang juga ada di dunia sepakbola.
Sayangnya, di laga Manchester United vs Real Betis, Borja Iglesias mengenakan sarung tangan. Sebab itu, kebiasaan menyerukan kampanye melalui cat kuku, tak tampak jelas dini hari tadi.
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.