AREMA FC bakal melakoni laga berat di pekan ke-26 Liga 1 2022-2023 kontra Persib Bandung. Menariknya, Singo Edan -julukan Arema FC- memiliki rekor buruk ketika bersua Persib, kendati begitu I Putu Gede mengakui jika catatan minor tersebut jadi motivasi timnya meraih kemenangan.
Untuk diketahui, laga antara Persib Bandung vs Arema FC akan dihelat di Stadion Pakansari, Bogor, pada Kamis (23/2/2023) pukul 15.00 WIB. Arema FC mempunyai rapor merah saat bertanding kontra Maung Bandung -julukan Persib Bandung.

Dalam tiga pertemuan terakhir, Arema FC hanya mampu meraih satu kemenangan dengan skor 1-0 atas Persib Bandung pada Liga 1 2021-2022. Sementara dua laga lainnya mereka menelan kekalahan dengan skor 1-2 di putaran kedua Liga 1 2021-2022 dan putaran pertama Liga 1 2022-2023.
Bahkan, Arema FC hanya mampu meraih satu poin saat bertamu ke markas Persib Bandung pada 2019 lalu. Yang mana pada saat itu, kedua tim bermain imbang 1-1.
Kendati memiliki catatan minor, pelatih Arema FC, I Putu Gede bertekad untuk mengakhiri tren negatif kontra Persib Bandung. Dia mengatakan kalau hasil buruk tersebut menjadi motivasi Singo Edan untuk meraih kemenangan.
"Karena sejarah itu mesti kita bikin, itu menjadikan motivasi selama ini kita belum pernah menang, memiliki kesempatan juga karena Persib juga tidak bermain di Bandung," kata Putu Gede Santoso, kepada media saat pertemuan daring, pada Rabu (22/2/2023).
Lebih lanjut, I Putu Gede juga menyebut jika para pemainnya memiliki motivasi untuk tampil lebih baik. Ia pun menerapkan ke masing-masing pemain wajib memiliki individu yang kuat agar Arema FC bisa menjadi tim yang lebih tangguh.
"Ketika melawan Persija juga jadi satu pengalaman juga, jadi salah satu kunci mereka para pemain setiap individu pemain punya motivasi untuk tampil baik, untuk menjual harganya, agar setiap individu Kita kuat tim ini akan kuat. Itu yang yang saya treatment ke tim ini," tukasnya.
Sementara itu, Arema FC saat ini masih bercokol di peringkat ke-11 dengan koleksi 32 poin dari 23 pertandingan. Kemenangan pun menjadi harga mati bagi Evan Dimas cs untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen sementara Liga 1 2022-2023.
(Dimas Khaidar)