AREMA FC bakal bersua Persib Bandung di pekan ke-26 Liga 1 2022-2023. Jelang laga tersebut, pelatih Singo Edan -julukan Arema FC, I Putu Gede membeberkan satu kendala yang mempengaruhi performa anak asuhnya.
Ya, Arema FC kini bermain di luar Malang lantaran mendapatkan sanksi usai tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober 2022 lalu. Alhasil, para pemain pun harus jauh dari keluarga dan faktor ini menjadi salah satu pengaruh besar performa Singo Edan.

"Karena kita staynya di Jakarta terus, memang kendalanya keluarga. Tapi ada beberapa pemain yang juga bawa keluarganya di Jakarta juga, sehingga nginap di hotel, ada beberapa," kata I Putu Gede ke media secara daring, pada Rabu pagi (22/2/2023).
Lebih lanjut, I Putu Gede menjelaskan masih ada beberapa keluarga dari para pemainnya yang memilih untuk menetap di Malang. Kendati demikian, I Putu Gede mengatakan kendala tersebut bisa diatasi anak asuhnya.
"Saya pikir mereka sudah bisa memanage situasi dengan keluarga, jadi nggak ada kendala dengan long distance dengan keluarga," tuturnya.
Sementara itu, I Putu Gede mengungkapkan para pemain Arema FC menyiasati kendala itu lantaran memiliki pengalaman bermain secara bubble pada Liga 1 2021-2022 lalu. Pada saat itu, para pemain harus bermain di satu wilayah dan jauh dari keluarga dalam waktu yang cukup lama.