KISAH Resky Fandy, pemain Persija Jakarta yang hampir berprofesi jadi pemadam kebakaran akan diulas dalam artikel Okezone. Gelandang kelahiran Makassar itu memilih untuk masuk seleksi dan jadi langganan Timnas Indonesia U-20.
Perjalanan Resky Fandy dalam berkarier sebagai pesepakbola ternyata harus melewati jalan terjal. Tepat pada 2017, itu menjadi tahun krusial bagi gelandang kelahiran Makassar, 6 September 1999 dalam menentukan kariernya.

Pada 2017 silam, Resky Fandy nyaris menjadi petugas pemadam kebakaran di Mamuju, Sulawesi Barat. Hal itu berawal ketika Resky merasa karier sepakbolanya tak menemui titik terang.
Setelah lulus sekolah pada 2016, Resky Fandy tidak memiliki kegiatan yang produktif. Bahkan, kegiatan berlatih sepakbola di SSB Mitra Manakarra sejak kelas 3 SD hingga SMA pun sudah tidak dijalani. Sebab itu, ia sempat mendaftarkan diri untuk jadi pemadam kebakaran di kampung halamannya.
"Waktu itu tidak ada kerjaan. Saya jadi pengangguran satu tahun setelah lulus sekolah. Saya pun merasa tidak enak kalau selalu minta (kebutuhan) ke orang tua di rumah. Hingga akhirnya saya sempat mendaftar pemadam di kampung, Mamuju. Saya bahkan sudah mengumpul berkas pendaftaran," ungkap Resky Fandy, dilansir dari laman resmi Persija Jakarta, Sabtu (18/2/2023).
Pada saat Resky Fandy menunggu kelanjutan proses di pemadam kebakaran, beruntungnya pelatih Timnas Indonesia U-20 kala itu, Indra Sjafri, menggelar seleksi pemain di Mamuju. Saat itu, Resky pun terpanggil untuk ambil bagian dalam seleksi tersebut.
"Setelah setahun lulus SMA ada seleksi Timnas U-19 di bawah pelatih Indra Sjafri. Dia pergi ke kampung untuk menggelar seleksi. Alhamdulillah saya terpilih ke Jakarta (pemusatan latihan). Momen itu bagi saya menjadi momen keberuntungan," ujar Resky.
Tak diduga, Resky Fandy pun terpilih dalam seleksi Timnas Indonesia U-19 dan langsung terbang ke Cijantung, Jakarta Timur untuk bergabung dengan para pemain muda dari berbagai daerah. Niatnya yang ingin menjadi pemadam kebakaran pun diurungkan lantaran telah menemui titik terang dalam kariernya di dunia sepakbola.