PRESIDEN Federasi Sepakbola Turki (TFF), Mehmet Buyukeksi, menyebut terdapat dua tim yang enggan melanjutkan kompetisi pascagempa dahsyat yang menelan ribuan korban jiwa. Dua tim tersebut yakni Hatayspor dan Gaziantep.
Ya, gempa dengan skala magnitudo 7,8 mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) lalu. Akibat musibah tersebut, diketahui jumlah korban jiwa telah mencapai 16.035 dan diyakini akan terus meningkat.

Akibat bencana alam tersebut, seluruh aktivitas sepakbola di Turki pun terhenti. Akan tetapi, Buyukeksi memberikan pernyataan soal kelanjutan kompetisi Liga Turki 2022-2023.
Buyukeksi menyebut dirinya sangat terpukul usai peristiwa gempa dahsyat tersebut. Namun, ia menjelaskan kalau kompetisi sepakbola akan kembali dilanjutkan pada 3 atau 4 Maret 2023 mendatang.
“Rasa sakit kami luar biasa. Oleh karena itu, mulai hari ini, kami memutuskan untuk memulai pertandingan pada 3 atau 4 Maret,” kata Buyukeksi, dikutip dari Tuttomercato, Jumat (10/2/2023).
Lebih lanjut, Buyukeksi turut mengatakan jika Hatayspor dan Gaziantep yang tampil di Liga Turki 2022-2023 memutuskan untuk enggan melanjutkan kompetisi. Dengan demikian, maka kompetisi kasta tertinggi sepakbola Turki itu akan dilanjutkan dengan 17 tim.

“Klub Hatayspor mengirim surat hari ini. Mereka memberitahu kami bahwa dia tidak akan memainkan pertandingannya musim ini. Lalu Gaziantep FK juga ingin mundur dari liga, kami berencana melanjutkan dengan 17 tim, asalkan hak kedua klub ini tetap ada,” ungkapnya.
“Jika Hatayspor dan Gaziantep mengonfirmasi niat mereka, Liga Super 2023-2024 akan menjadi 20 tim,” pungkas Buyukeksi.
(Dimas Khaidar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.