Share

5 Pemain Indonesia yang Meregang Nyawa di Lapangan Sepakbola, Nomor 1 Akibat Insiden Tabrakan

Cahyo Yulianto, MNC Portal · Sabtu 21 Januari 2023 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 49 2750574 5-pemain-indonesia-yang-meregang-nyawa-di-lapangan-sepakbola-nomor-1-akibat-insiden-tabrakan-w0SCZmx2h7.jpg Choirul Huda meninggal dunia setelah bertabrakan di tengah pertandingan (Foto: Antara)

INILAH 5 pemain sepakbola Indonesia yang meregang nyawa di lapangan hijau. Salah satu di antaranya adalah legenda klub Persela Lamongan.

Sepakbola adalah olahraga yang tak bisa dilepaskan dari kontak fisik antar pemain. Tak jarang terjadi pelanggaran yang berakibat pada hal-hal yang tak diinginkan.

Bahkan dalam beberapa kejadian terdapat insiden yang membuat pemain meregang nyawa saat tengah bertanding. Berikut adalah daftar pemain sepakbola Indonesia yang meregang nyawa saat bertanding di atas lapangan hijau.

5. Taufik Ramsyah

Taufik Ramsyah

Taufik Ramsyah adalah pemain dari Tornado FC yang berlaga di Liga 3. Taufik meninggal saat Tornado FC bersua dengan tim Wahana FC dalam lanjutan babak 6 besar Liga 3 zona Riau di Stadion Universitas Riau.

Kepala Taufik tak sengaja berbenturan dengan kaki pemain Wahana FC pada babak pertama. Akibat insiden itu, Taufik yang tidak sadarkan diri langsung dilarikan ke rumah sakit. Taufik akhirnya meninggal dunia pada 21 Desember 2021 setelah mengalami koma selama beberapa hari.

4. Eri Irianto

Eri Irianto

Eri Irianto adalah gelandang andalan tim Persebaya pada masanya. Eri Irianto meninggal setelah Persebaya melakoni pertandingan dengan PSIM Yogyakarta.

Pada pertandingan itu, Eri bertabrakan dengan pemain asing PSIM asal Gabon, Samon Noujine Kinga yang menyebabkan Eri pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya pada malam hari pasca kejadian, Eri Irianto dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung di Rumah Sakit Dr. Soetomo.

Follow Berita Okezone di Google News

3. Jumadi Abdi

Jumadi Abdi

Jumadi Abdi adalah pemain dari tim PKT Bontang. Penyebab meninggalnya Jumadi terjadi saat PKT Bontang sedang berjumpa dengan tim Persela Lamongan.

Jumadi Abdi mengalami benturan keras dengan pemain Persela Lamongan, Deny Tarkas. Akibat dari benturan itu, Jumadi mengalami infeksi pada beberapa organ vital alamnya. Jumadi pun harus meregang nyawa di Rumah Sakit Pupuk Kaltim pada 15 Maret 2009 setelah mendapat perawatan intensif selama 8 hari.

2. Akli Fairuz

Akli Fairuz

Akli Fairuz adalah pria kelahiran Gampong Lada Mutiara Timur, Pidie pada 29 Desember 1987. Akli meninggal di rumah sakit pada 16 Mei 2014 setelah mengalami koma selama 6 hari.

Akli meninggal akibat kebocoran kandung kemih yang disebabkan oleh tendangan kaki yang sangat keras. Akli yang saat itu membela Persiraja Banda Aceh tak sengaja mendapat tendangan nyasar dari kaki penjaga gawang PSAP Sigli Agus Rohman yang akan menyelamatkan gawangnya. Kaki Agus Rohman tak sengaja mengenai tepat di ulu hati Akli yang menyebabkan kebocoran kandung kemih.

1. Choirul Huda

Choirul Huda

Tentu masih teringat sosok penjaga gawang hebat Persela Lamongan itu. Sepanjang kariernya, Choirul Huda hanya pernah membela klub berjuluk Laskar Joko Tingkir itu. Choirul Huda mengembuskan nafas terakhirnya saat bertanding melawan klub Semen Padang. Pada pertandingan itu, Choirul Huda yang hendak mengamankan bola harus bertabrakan dengan rekan satu timnya, Ramon Rodriguez.

Akibat dari benturan keras itu, Choirul Huda yang pingsan sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Namun sayang, nyawa Choirul Huda sudah tidak dapat tertolong lagi. Meninggalnya Choirul Huda itu diduga akibat adanya trauma di dada dan kepala akibat benturan yang terjadi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini