5 pesepakbola top dunia yang masih percaya ritual takhayul tak masuk akal akan dibahas Okezone di artikel ini. Dalam dunia sepakbola, masih sering terdengar pemain yang melakukan banyak ritual yang sejatinya tak dibutuhkan saat bermain.
Kendati demikian, ritual-ritual tersebut nyatanya mampu memberikan rasa percaya diri dan ketenangan para pemain saat bermain. Tak heran jika pada akhirnya ritual takhayul itu tetap dilakukan selama tentunya tidak merugikan orang lain. Lantas siapa saja pemain hebat yang ternyata juga melakukan ritual?
Berikut 5 Pesepakbola Top Dunia yang Masih Percaya Ritual Takhayul Tak masuk akal:
5. Kolo Toure

Toure yang dulunya merupakan pemain Arsenal memiliki kepercayaan bahwa dirinya harus masuk ke lapangan paling akhir untuk bisa membantu The Gunners untuk menang. Kepercayaan itu pun benar terwujud dan karenanya Toure terus melakukan ritual tersebut.
Kendati demikian, ritual Toure itu sempat membuat fans Arsenal kesal. Sebab gara-gara ritual Toure itu, sang pemain terkena kartu kuning dan membuat Arsenal bermain kekurangan pemain hanya karena rekannya, William Gallas belum masuk ke lapangan karena sedang mendapatkan perawatan.
4. Adil Rami

Adil Rami percaya bahwa kumisnya adalah pembawa berkah sehingga Piala Dunia 2018, Prancis keluar sebagai juara. Sebab sebelum laga dimulai, para pemain Prancis seperti Antoine Griezmann dan bahkan sang pelatih, Didier Deschamps kerap memegang kumis Rami.
Rami menilai kumisnya benar-benar berkah dan karena itulah ia pun tak mau mencukur kumisnya saat Prancis tampil di Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia.
3. Laurent Blanc

Blanc memiliki ritual mencium kepala botak sebelum Timnas Prancis tampil di Piala Dunia 1998. Ritualnya tersebut pun membuahkan hasil, karena Les Bleus mampu menjadi juara dunia di edisi 1998 tersebut.
Pada Piala Dunia 1998, pemain botak yang selalu dicium kepalanya adalah Fabien Barthez. Sang kiper mau tidak mau kepalanya selalu dicium Blanc sebelum Prancis bermain.
2. Johan Cruyff

Cruyff juga memiliki sejumlah ritual yang unik. Salah satunya adalah membuang permen karet ke lapangan lawan sebelum kick off, dan menjadikan rekan setimnya, Gert Bals sebagai samsak hidup.
Untuk ritual membuang permen karet, Cruyff pernah melupakan hal tersebut dan pada akhirnya Ajax Amsterdam justru menelan kekalahan.
1. Pele

Pele memiliki ritual yang menarik, karena ia tak mau mengganti bajunya karena merasa jika ganti jersey, maka permainannya menjadi buruk. Karena itulah Pele sering memakai jersey yang sama, kecuali ada perubahan jersey dan hal lainnya.
Pernah suatu ketika, Pele meminta rekan setimnya untuk mencari jersey yang ia berikan kepada fans. Hal itu dilakukan Pele karena sadar laga selanjutnya amat penting, sehingga ia membutuhkan jerseynya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.