BINTANG Timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai mengalami cedera dalam laga kontra Laos pada pertandingan perdana di Grup B Piala AFF 2022. Melihat hal tersebut, pelatih The Golden Star -julukan Vietnam, Park Hang-seo mengaku memiliki firasat buruk.
Sebagaimana diketahui, Vietnam berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 6-0 atas Laos di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2022. Laga tersebut tersaji di New Laos National Stadium, Vientiane pada Rabu (21/12/2022).

Vietnam mencetak dua gol di babak pertama lewat Nguyen Tien Linh dan (15’), Do Hung Dung (43’). Sementara empat gol lainnya dicetak pada babak kedua melalui Tan Tai Ho (55’), Van Hau Doan (58’), Van Toan (82’) dan Thanh Vu Van (90+1’).
Namun sayang, kemenangan tersebut dibayar mahal dengan cederanya bintang andalan mereka, Nguyen Quang Hai. Mimpi buruk Timnas Indonesia itu ditarik keluar pada menit 34 lantaran tidak bisa melanjutkan pertandingan, perannya di lini tengah digantikan Nguyen Van Quyet.
Park Hang-seo pun menjelaskan kondisi terkini yang dialami gelandang mematikan itu. Menurutnya, Quang Hai akan diperiksa lebih lanjut oleh tim medis Timnas Vietnam.
“Cedera Quang Hai hari ini belum dilaporkan secara akurat, jadi saya tidak bisa mengatakannya, tapi saya punya firasat buruk jadi saya harus mengubahnya,” kata Park Hang-seo dilansir Soha.vn, Rabu (21/12/2022).
“Saya harus bekerja dengan departemen medis. Tidak setiap pertandingan kami bermain dengan baik tetapi hari ini saya puas dengan para pemain,” ucap rival Shin Tae-yong sejak di Liga Korea Selatan itu.

Tentu menjadi pukulan keras bagi Vietnam jika Quang Hai mengalami cedera serius. Apalagi, di laga selanjutnya, Vietnam akan menghadapi tim kuat, Malaysia, yang akan berlangsung di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi pada Selasa 27 Desember 2022.
Terlepas dari hal itu, Park Hang-seo puas dengan performa anak asuhnya di laga tersebut. Pelatih senior berusia 62 tahun itu pun langsung mengalihkan fokus ke laga selanjutnya menghadapi Malaysia.
“Sebagai pelatih, saya harus selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Laga pertama seringkali sulit, banyak kejutan bisa terjadi. Sebagai pelatih, saya selalu gugup dan grogi di laga pertama,” tuturnya.
“Namun, para pemain telah mencoba yang terbaik. Saya sangat berterima kasih kepada para pemain, kami harus belajar lagi untuk memiliki persiapan yang baik untuk pertandingan mendatang melawan Malaysia,” pungkasnya.
(Dimas Khaidar)