Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Final Piala Dunia 2022: FIFA Tolak Permintaan Presiden Ukraina Sampaikan Pesan Perdamaian

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Sabtu, 17 Desember 2022 |05:26 WIB
Final Piala Dunia 2022: FIFA Tolak Permintaan Presiden Ukraina Sampaikan Pesan Perdamaian
Piala Dunia 2022 kini sudah mencapai babak final. (Foto: Reuters)
A
A
A

FEDERASI Sepakbola Dunia (FIFA) dikabarkan menolak permintaan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, untuk menyampaikan pesan perdamaian di final Piala Dunia 2022. FIFA bersikeras ingin memisahkan sepakbola dengan konflik kepentingan global.

Sebelumnya, Zelensky meminta menyampaikan pesan itu melalui layar raksasa di Lusail Stadion, Lusail, Qatar yang menjadi tempat final Piala Dunia 2022. Laga itu akan mempertemukan Timnas Argentina melawan Prancis pada 18 Desember 2022.

Final Piala Dunia 2022

Dilaporkan secara eksklusif dari CNN Internasional, seorang sumber mengatakan pihak kantor Zelensky secara langsung menyatakan permintaan tersebut kepada FIFA. Namun, dia terkejut karena justru mendapat respons negatif.

BACA JUGA: Timnas Agentina Hampir Samai Sejarah Spanyol yang Menelan Kekalahan Dulu Baru Juara Piala Dunia

“Kami pikir FIFA ingin menggunakan platformnya untuk kebaikan yang lebih besar,” kata sumber tersebut.

BACA JUGA: Terus Bertambah! 5 Pemain Prancis Sakit Jelang Final Piala Dunia 2022, Terbaru Ada Raphael Varane dan Ibrahima Konate

Namun, pembicaraan antara Ukraina dan pihak FIFA itu masih berlangsung. Seperti diketahui, Zelensky beberapa kali berusaha memberikan pesan perdamaian dunia di berbagai platform, MULAI dari KTT G20 saat digelar di Indonesia hingga Grammy dan Festival Film Cannes.

Zelensky mungkin melihat ada potensi di Piala Dunia 2022 ini untuk menyampaikan pesan serupa. Sebab, di awal turnamen, Presiden FIFA, Gianni Infantino, selalu mengaitkan pertandungan dengan pesan-pesan politik antidiskriminasi.

Namun, pada konferensi pers terakhir, Infantino mengatakan FIFA telah menghentikan beberapa pernyataan politik di Qatar. Menurutnya, mereka harus menjaga kepentingan para pencinta sepakbola yang lebih luas.

Piala Dunia 2022

“Kami adalah organisasi global dan kami tidak mendiskriminasi siapa pun. Kami membela nilai-nilai, kami membela hak asasi manusia dan hak semua orang di Piala Dunia,” kata Infantino.

“Penggemar dan miliaran orang yang menonton di TV, mereka punya masalah sendiri. Mereka hanya ingin menonton 90 atau 120 menit tanpa harus memikirkan apa pun, tetapi hanya menikmati kesenangan dan kegembiraan sesaat. Kami harus memberi mereka waktu ketika mereka bisa melupakan masalah mereka dan menikmati sepak bola,” pungkasnya.

(Djanti Virantika)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement