Pencapaian itu tentu memicu perhatian publik. Gita Suwondo pun kagum dengan kiprah Jepang di Piala Dunia 2022.
Ia pun melihat keberhasilan Jepang ini merupakan investasi jangka panjang Federasi Sepakbola Jepang (JPFA) untuk Timnas Jepang. Menurutnya keberlangsungan kompetisi Liga Jepang (J-League) yang sehat, jadi faktor utama keberhasilan mereka di Piala Dunia 2022.
Selain itu, mereka tak sungkan menjual pemainnya ke klub asing, salah satunya Jerman. Dari situ, siklus perkembangan Timnas Jepang mulai terasa.
“Yang harus diakui faktor J-League, pemain-pemain kelahiran J-League itu gak cuma bagus di J-League saja, tapi juga jadi aset untuk dijual ke klub-klub asing. Kemudian, mereka juga berani menjual pemain mereka ke klub asing terutama ke Bundesliga (Liga Jerman), gak heran kalau mereka bisa ngalahin Jerman,” ucap Gita Suwondo dalam program Special Dialogue Okezone.
Selain itu, menurut Gita, faktor pembibitan yang konsisten juga memengaruhi perkembangan kualitas Timnas Jepang di Piala Dunia 2022. Di samping pemainnya juga bisa punya daya juang yang besar untuk membela negara.
“Jadi artinya tim ini bukan hanya diisi pemain-pemain di J-League tapi juga main di Eropa, ada yang klub besar, ada yang nasibnya di klub-klub kecil, tapi setidaknya ini gambaran yang membuat Jepang maju,” ucapnya.
“Terus kalau kita kilas balik ke tahun lalu, ketika mereka jadi tuan rumah Olimpiade, itu kan Maya Yoshida jadi kapten tim sampai semifinal Olimpiade. Ya, walaupun gagal dapat medali, artinya Jepang bisa sangat menakutkan selama mereka niat, dan itu terbukti,” cuapnya.
Sementara itu, Jepang bakal melakoni babak 16 besar Piala Dunia 2022 kontra Kroasia. Adapun laga itu tersaji Senin (5/12/2022) malam nanti pukul 22.00 WIB.
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.