Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Bola Resmi Piala Dunia 2022 yang Bernama Al-Rihla Harus Dicharger Dulu Sebelum Dipakai

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Jum'at, 02 Desember 2022 |21:51 WIB
Ternyata Bola Resmi Piala Dunia 2022 yang Bernama Al-Rihla Harus Dicharger Dulu Sebelum Dipakai
Ternyata bola resmi Piala Dunia 2022 yang bernama Al-Rihla harus dicharger dulu sebelum dipakai. (Foto: FIFA)
A
A
A

TERNYATA bola resmi Piala Dunia 2022 yang bernama Al-Rihla harus dicharger dulu sebelum dipakai. Pasalnya, bola yang diproduksi di China dan Pakistan ini diketahui diberi teknologi sensor canggih untuk memastikan keakuratan dalam keputusan wasit.

Ini diketahui lewat postingan seorang jurnalis, Joe Pompliano. Lewat cuitan Twitternya, ia membagikan foto Al Rihla yang sedang diisi daya.

Bola Piala Dunia 2022

“Fakta Menarik: Piala Dunia memperkenalkan bola baru tahun ini dengan sensor yang mengumpulkan data pemosisian spasial secara real-time untuk membuat tinjauan offside lebih akurat. Tetapi, (bola) perlu diisi daya sebelum setiap pertandingan,” tulis Pompliano.

BACA JUGA: Asal-usul Penerapan Teknologi VAR di Piala Dunia Beserta Kontroversinya

Teknologi yang ada dalam Al-Rihla adalah sensor inertial measurement (IMU). Sensor ini diposisikan di tengah bola yang bertujuan untuk mengirimkan data bola ke ruang teknis 500 kali per detik.

Sensor tersebut juga memungkinkan untuk mendeteksi titik atau posisi yang tepat saat bola ditendang. Tentu saja, dengan keberadaaan sensor IMU dapat membantu meninjau keputusan offside.

Perlu diketahui, baterai dalam bola yang terisi penuh dapat bertahan selama 6 jam penggunaan aktif, atau 18 hari saat tidak digunakan. Dalam situasi pertandingan, ketika sebuah bola keluar dari permainan dan diganti dengan bola lain, sistem secara otomatis mengaktifkan sensor bola yang sedang dimainkan tanpa perlu campur tangan manusia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement