Share

Jelang Hadapi Timnas Amerika Serikat, Keluarga Pemain Iran Dapat Ancaman dan Diskriminasi

Ilham Sigit Pratama, MNC Portal · Selasa 29 November 2022 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 51 2717342 jelang-hadapi-timnas-amerika-serikat-keluarga-pemain-iran-dapat-ancaman-dan-diskriminasi-6ZLBrmQp1o.JPG Timnas Iran bakal lawan AS di laga pamungkas Grup B Piala Dunia 2022. (Foto: Reuters)

DOHA - Jelang menghadapi Tim Nasional (Timnas) Amerika Serikat (AS) di laga pamungkas Grup B Piala Dunia 2022, ada kabar kurang mengenakan terdengar dari pemain Iran. Sebab keluarga pemain Timnas Iran terancam terkena hukuman penjara jika para penggawa Tim Melli –julukan Timnas Iran– menolak menyanyikan lagu kebangsaaan.

Selain Jerman, Iran menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2022 yang diselimuti isu politik. Ketika menjalani laga perdana kontra Inggris pada 21 November 2022 yang lalu, Alireza Jahanbakhsh dan kolega menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum laga dimulai.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pengunjuk rasa di negara asal mereka. Sebagai informasi, aksi protes merebak di berbagai penjuru Iran menyusul kematian wanita Kurdi bernama Mahsa Amini, di dalam penjara.

Timnas Iran (Reuters)

Amini ditahan karena dinilai melanggar aturan berpakaian. Wanita berusia 22 tahun itu pun tewas di dalam tahanan pada 16 September 2022 silam.

Akibat menolak menyanyikan lagu kebangsaan, pemain Iran mendapat ancaman dari pemerintah mereka jika mengulangi tindakan yang sama di laga vs Amerika Serikat. Adapun laga itu akan dihelat di Al-Thumama Stadium, Doha pada Rabu 30 November 2022 pukul 02.00 WIB.

Dilansir Mirror, Jika anak asuh Carlos Queiroz tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum kick-off, maka keluarga mereka akan dipenjara. Selain itu, pihak keluarga pemain juga akan disiksa di dalam penjara, hal yang sama seperti yang dialami Amini.

Follow Berita Okezone di Google News

Rezim pemerintahan Iran juga dilaporkan mengerahkan ratusan intel ke tribun stadion, untuk mengawasi tindak-tanduk para pemain dan suporter. Mereka akan menyamar sebagai suporter.

Timnas Iran

“Ada sejumlah besar petugas keamanan Iran di Qatar yang mengumpulkan informasi dan memantau para pemain. Dalam pertandingan terakhir melawan Wales, rezim mengirim lebih dari ratusan intel ini,” kata seorang sumber internal yang enggan disebutkan identitasnya, dilansir sumber yang sama, mengutip dari Mirror, Selasa (29/11/2022).

“Hal itu untuk menciptakan rasa dukungan dan bantuan palsu di antara para penggemar. Untuk pertandingan berikutnya melawan AS, rezim berencana untuk secara signifikan meningkatkan jumlah aktor menjadi ribuan,” tutup sumber tersebut.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini