Share

Exclusive dari Qatar: Saprudin Bastomi, Petani Indramayu yang Mempercantik Stadion-Stadion Piala Dunia 2022

Abdul Haris, MNC Portal · Senin 28 November 2022 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 51 2716192 exclusive-dari-qatar-saprudin-bastomi-petani-indramayu-yang-mempercantik-stadion-stadion-piala-dunia-2022-WdCQo3x07M.jpeg Saprudin Bastomi, petani Indramayu yang mempercantik stadion di Qatar (Foto: MPI/Abdul Haris)

SAPRUDIN Bastomi, petani Indramayu yang mempercantik stadion-stadion Piala Dunia 2022. Dia ikut serta dalam dalam proyek di sejumlah stadion Qatar yang digunakan untuk turnamen empat tahunan tersebut.

Saprudin menjabat sebagai Landscape Project Manager untuk dua proyek, yaitu Supreme Committee Nurseries dan Trees Transplanting. Mereka adalah lembaga yang ikut serta dalam persiapan Piala Dunia 2022.

Saprudin Bastomi

“Di proyek itu saya bertugas menyiapkan tanaman, baik pohon, bunga, hingga rumput untuk seluruh stadion yang dibangun untuk Piala Dunia 2022,” ujar Saprudin kepada MNC Portal Indonesia.

“Di antara yang saya bangun itu adalah Stadion Al Bayt di Al Khor, Al Janoub di Al Wakra, Ahmad Bin Ali di Al Rayyan, Education City di Qatar Foundation, Al Thumama, Stadion 974, dan Stadion Lusail,” dia memaparkan.

Saprudin bertanggung jawab untuk menumbuhkan rumput di stadion. Lalu, dia juga bertugas untuk menata ruang terbuka hijau yang diisi oleh pepohonan di sekitar stadion.

“Saya bertanggung jawab untuk operasional, produksi, dan pemeliharaan sekitar 16.000 pohon dan 679.000 semak, dan rumput yang mencakup area seluas 425.000 meter persegi, 80-an varietas pohon dan semak yang berbeda,” tuturnya.

Saprudin merupakan orang Indramayu yang dibesarkan di keluarga petani. Dia sudah terbiasa dengan kegiatan bertanam mulai dari memanen padi, jeruk hingga mencari rumput untuk pakan kambing.

Setelah lulus SMP dan SMA, dia berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada jurusan Ilmu Tanah.

Baca Juga: Kesehatan Prima sebagai kunci menyambut tahun kelinci

Follow Berita Okezone di Google News

Lulus kuliah, Saprudin sempat bekerja di pabrik jamur champignon di Brebes. Baru pada awal 2009, dia mencoba peruntungan dengan melamar pekerjaan sebagai Landscape Engineer di Qatar.

Kegiatan Saprudin Bastomi

“Pertama kali bekerja di Qatar, saya ditempatkan di proyek Sport City sebagai Landscape Engineer untuk merawat taman di Aspire Park yang luasnya sekitar 88 hektar. Aspire Park adalah taman terbaik di seluruh kawasan Timur Tengah,” kata Saprudin.

“Saya juga bertanggung jawab memelihara 2 lapangan rumput sepak bola nasional dan 3 lapangan rumput sepak bola internasional. Semuanya dengan standar tertinggi,” ucapnya.

“Di Aspire Park, saya membawahi tenaga kerja multikultural dan multinegara. Untuk tingkat supervisor dan mandor kebanyakan dari Mesir, Filipina, dan Indonesia. Sementara buruh kebanyakan dari Nepal, India dan Bangladesh,” dia menuturkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini