Share

Kisah Pepe Mantan Bek Real Madrid yang Masih Tidur dengan Ibunya hingga Umur 17 Tahun

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 51 2714794 kisah-pepe-mantan-bek-real-madrid-yang-masih-tidur-dengan-ibunya-hingga-umur-17-tahun-HtM28FJQQ3.jpg Kisah Pepe mantan bek Real Madrid yang masih tidur dengan ibunya hingga umur 17 tahun (Foto: Reuters)

KISAH Pepe mantan bek Real Madrid yang masih tidur dengan ibunya hingga umur 17 tahun menarik untuk diulas. Di balik wajah garangnya, ternyata Pepe punya kisah unik soal kehidupan di luar lapangan sepakbola.

Ya, kapten FC Porto saat ini, diketahui lahir dan besar di Brasil, sebelum hijrah ke Eropa saat usia remaja. Usahanya untuk mengembangkan reputasinya di lapangan hijau, ternyata bertolak belakang dengan kehidupan pribadinya.

Pepe

Selama satu dekade berseragam Real Madrid, pemain 39 tahun ini kerap mendapat ganjaran kartu dari wasit. Diketahui, Pepe sudah mendapat kartu kuning sebanyak 79 kali dan dikeluarkan dari lapangan sebanyak 6 kali dalam 334 penampilan.

Itu memperlihatkan dirinya sebagai sosok bek tegas dan berani dalam mengambil keputusan. Bahkan, Pepe pun tak segan menyerang fisik lawan, jika gawang timnya membahayakan.

Akan tetapi, hal itu berbanding jauh dengan kehidupan di lingkungan keluarganya. Pasalnya, ia termasuk anak yang manja. Hal itu diungkapkan bek tengah Portugal ini saat sesi wawancara bersama Tribuna Expresso.

Eks bek andalan Real Madrid ini diketahui saat pertama kali datang ke Eropa, sekira usia 17 tahun, ia masih tidur bersama ibunya. Hal itu membuatnya tertawa, sebab Pepe menyadari dirinya telah besar, namun masih tidur dengan orang tuanya.

"Sampai saya datang ke Portugal, pada usia 17 tahun, saya tidur dengan ibu saya, jadi bayangkan seperti apa. Saya sudah besar dan saya tidur dengan orang tua saya, jadi saya membayangkan ayah saya tidak suka saya di sana," ujarnya sembari tertawa.

Pepe

"Ini menarik: suatu hari saya berbicara dengan ibu saya dan dia memberitahu saya bahwa saya sangat suka menyisir rambutnya dan saya mengatakan kepadanya bahwa mungkin saya sudah tahu akan terlalu banyak waktu jauh darinya," tambah Pepe.

Pengoleksi tiga trofi Liga Champions itu memang memiliki hati yang lembut, ketimbang perilakunya di lapangan. Selain masih tidur bersama ibunya hingga usia 17 tahun, Pepe juga gampang tersentuh hatinya.

Itu terlihat ketika dirinya menangis saat rekan setimnya di Porto, Nanu mengalami pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit, pada Februari 2021. Saat itu Nanu tidak sadarkan diri setelah benturan kepala yang parah. Hal itu membuat Pepe menangis, meski cukup kesal lantaran rekan setimnya dibuat tak sadarkan diri.

Terlepas dari hal itu, Pepe saat ini dikenal sebagai bek tangguh milik Portugal. Bahkan, saat ini ia masih dipercaya mengisi skuad Timnas Portugal di Piala Dunia 2022, di bawah arahan Fernando Santos.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini