Share

Main sebagai Starter pada Laga Timnas Portugal vs Ghana di Piala Dunia 2022, Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Fantastis

Andri Bagus Syaeful , MNC Portal · Kamis 24 November 2022 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 51 2714370 main-sebagai-starter-pada-laga-timnas-portugal-vs-ghana-di-piala-dunia-2022-cristiano-ronaldo-ukir-rekor-fantastis-fHqJB78fPk.JPG Pemain Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. (Foto: Reuters)

DOHA - Penggawa Tim Nasional (Timnas) Portugal, Cristiani Ronaldo memastikan diri menjadi pemain Eropa pertama yang bermain di 10 turnamen besar internasional sepakbola pria. Rekor fantastis itu dicatatkan Ronaldo usai namanya masuk ke dalam starting line up pada laga Portugal vs Ghana di babak penyisihan Grup H di Stadion 974, Doha, Qatar, pada Kamis (24/11/2022) malam WIB.

Ya, kepastian Ronaldo tampil pada Piala Dunia 2022 membuatnya menjadi menjadi pemain Eropa pertama yang berlaga dalam sepuluh turnamen bergengsi, yakni Euro dan Piala Dunia. Tentunya rekor itu menjadi prestasinya makin berderet dalam dunia sepak bola.

Bicara soal Piala Eropa, mantan pemain Real Madrid tersebut sudah tampil di ajang tersebut sejak edisi 2004. Semenjak itu, dia selalu tampil pada edisi selanjutnya, 2008, 2012, 2016, 2020.

Cristiano Ronaldo

Kalau Piala Dunia, Ronaldo tampil pertama kali dalam edisi 2006. Dia pun selalu ikut serta dalam edisi selanjutnya, yaitu 2010, 2014, 2018, dan 2022.

“Cristiano Ronaldo adalah orang Eropa pertama yang bermain di 10 turnamen internasional utama pria,” bunyi cuitan Squawka, Kamis (24/11/2022).

Capaian yang paling membanggakan Ronaldo bersama Portugal adalah juara Pial Eropa 2016. Oleh dikarenakan, gelar juara itu pertama kali diraih Selecao -julukan Portugal.

Dalam ajang Piala Dunia 2022, mantan pemain Juventus itu pastinya ingin membawa Portugal menjadi juara. Pasalnya, gelar juara pesta sepak bola akan menyempurnakan prestasi Ronaldo.

Cristiano Ronaldo

Sebagaimana diketahui, Portugal memang sangat haus prestasi pada Piala Dunia. Sebab, tim itu belum pernah sama sekali meraih gelar juara.

Tim berjersey Merah-Hijau itu hanya mampu mencapai peringkat ketiga. Itu pun saat Piala Dunia edisi 1966.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini