Share

Tanggapi Aksi Bungkam Timnas Jerman Sebelum Laga Kontra Jepang, Netizen Bawa-Bawa Kasus Mesut Ozil

Quadiliba Al-Farabi, MNC Media · Kamis 24 November 2022 05:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 51 2713684 tanggapi-aksi-bungkam-timnas-jerman-sebelum-laga-kontra-jepang-netizen-bawa-bawa-kasus-mesut-ozil-6Ac9EwWkyi.jpg Aksi bungkam Timnas Jerman sebelum laga kontra Jepang (Foto: Twitter/DFB_team_En)

TANGGAPI aksi bungkam Timnas Jerman sebelum laga kontra Jepang, netizen bawa-bawa kasus Mesut Oazil. Ke-11 pemain Der Panzer – julukan Timnas Jerman – bikin aksi tutup mulut sebelum laga pembuka mereka di Piala Dunia 2022, yang kemudian berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Jepang, Rabu 23 November 2022 malam WIB.

Ini merupakan respons dari Manuel Neuer dan kolega yang dilarang menggunakan ban kapten “One Love” yang menyuarakan dukungan kepada LGBT. FIFA turun tangan dalam hal ini dan Jerman menyebutnya sebagai pembungkaman kebebasan berpendapat yang tertuang dalam Hak Asasi Manusia.

Timnas Jerman

“Ini bukan tentang membuat pernyataan politik – hak asasi manusia tidak dapat dinegosiasikan. Itu harus diterima begitu saja, tetapi tetap saja tidak demikian. Itulah mengapa pesan ini sangat penting bagi kami,” tulis akun Twitter resmi Federasi Jerman, sebelum laga yang berakhir kekalahan 1-2 itu pada Rabu (23/11/2022).

“Menolak ban kapten kami sama dengan menolak kami bersuara. Kami berdiri dengan posisi kami,” lanjutnya.

Netizen meresponsnya dengan sinis. Mereka mengingatkan kembali Jerman terhadap apa yang pernah terjadi kepada Mesut Ozil

Pada 2018 lalu, atau di masa-masa Timnas Jerman menjadi bulan-bulanan di Piala Dunia, Ozil menjadi salah satu orang yang banyak disalahkan. Narasi tersebar menyinggung status Ozil sebagai pemain keturunan Turki.

Sentimen terus menyerang kepadanya saat dia melakukan foto bersama Presiden terpilih Turki saat itu, Recep Tayyip Erdogan. Tak hanya itu, Ozil terbilang cukup vokal membela muslim di Uyghurs yang diserang kasus kemanusiaan. Dia disebut tak nasionalis dan banyak tuduhan rasis.

Akhirnya tak lama kemudian, Ozil memutuskan mundur dari Timnas Jerman. Dia bersuara bahwa Timnas Jerman memandangnya sebagai pahlawan ketika menang, tapi imigran ketika kalah.

“Lalu membungkam suara Ozil ketika berbicara untuk Muslim Uyghur di kamp pelatihan itu diwajarkan? Bagus dengan standar ganda kalian,” tulis akun @tokkyoszn.

 Mesut Ozil

“Ketika Mesut Ozil berbicara tentang pemusnahan Muslim di Uyghur, dia dianiaya oleh Anda dan oleh semua negara Eropa, hari ini Anda berbicara tentang mencegah kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia? Kontradiksi dengan kalian sendiri,” tulis akun @R_GR60.

“Anda mencegah Ozil dari pendapatnya ketika dia berbicara tentang Muslim, dan sekarang Anda menuntut pendapat Anda!!” tulis akun @Dr_SairaNaz.

Sampai hampir 10 jam pasca-laga yang digelar di Stadion Internasional Khalifa, Doha itu, nama Ozil masih menghangatkan trending Twitter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini