3. Jordi Cruyff

Di urutan ketiga, ada Jordi Cruyff. Dia direkrut Ferguson pada Agustus 1996. Cruyff datang usai ditebus dengan mahar sebesar 1,4 juta poundsterling.
Putra dari pesepakbola legendaris Belanda, Johan Cruyff, itu datang ke Man United, dengan usia yang masih muda, yakni baru 21 tahun. Namun, Jordi gagal bersinar. Dia hanya mencetak 8 gol dengan 4 assist bersama Manchester United dalam 58 pertandingan. Namun, sosoknya tetap selalu dibela Ferguson.
2. Darron Gibson

Lalu, ada Darron Gibson. Dia merupakan pemain favorit Ferguson. Meski begitu, Gibson tetap dipandang sebagai pemain Manchester United yang sudah usang. Namun, dia bertahan lama di Man United karena selalu dibela Ferguson.
Gibson bermain di tim utama selama tujuh musim! Meski begitu, dia tak pernah mendapatkan kesempatan menjadi starter di lini tengah. Di Old Trafford, ia hanya mampu mencetak 10 gol dan 8 assist dari 60 pertandingan.