GRAHAM Potter tak merasa berdosa tinggalkan Brighton & Hove Albion untuk Chelsea. Sang pelatih kembali ke kandang mantan klubnya dan menelan kekalahan telak 1-4.
The Blues – julukan Chelsea – secara mengejutkan takluk 1-4 di Falmer Stadium, Sabtu 29 Oktober 2022 malam WIB dalam laga lanjutan Liga Inggris 2022-2023. Chelsea sudah tertinggal tiga gol pada saat jeda turun minum akibat gol-gol dari Leandro Trossard (5’) dan bunuh diri oleh masing-masing Ruben Loftus-Cheek (14’) dan Trevoh Chalobah (42’).
Meski sempat memperkecil ketertinggalan melalui Kai Havertz (48'), tetapi The Seagulls – julukan Brighton & Hove Albion – kembali menjauhkan keunggulan melalui Pascal Groß (90+2). Hasil tersebut membuat Chelsea berada di posisi kelima dengan 21 poin.
Sementara dalam laga tersebut, Potter mendapatkan ejekan dari supporter Brighton & Hove Albion. Mereka meneriaki pelatih berusia 47 tahun itu bakal dipecat, setelah menelan kekalahan memalukan.
BACA JUGA:Chelsea Dipermalukan Brighton & Hove Albion, Graham Potter Banjir Kritikan
Selepas pertandingan, Potter mengaku tak perlu meminta maaf kepada supporter Brighton & Hove Albion. Menurutnya ia meninggalkan klub tersebut dengan cara yang tepat, tetapi semua orang berhak mengeluarkan pendapat mengenai keputusannya untuk bergabung dengan Chelsea.