KILAS balik Piala Dunia 1950 akan diulas dalam artikel ini. Ini merupakan penyelenggaraan keempat Piala Dunia sepanjang sejarah, setelah berlangsung pada 1930, 1934, dan 1938.
Ya, 12 tahun Piala Dunia sempat tidak berlangsung. Itu disebabkan perang dunia II dalam kurun waktu 1942-1946. Oleh karena itu, Piala Dunia 1950 bisa dibilang jadi penyelenggaraan pertama setelah perang dunia II usai.

Setelah tak berlangsung lebih dari satu dekade, Brasil akhirnya terpilih menjadi tuan rumah. Keputusan itu dipilih FIFA pada 1 Juli 1946 dalam Kongres FIFA di Luksemburg. Estadio do Maracana di Rio de Janeiro jadi stadion utama penyelenggaraan Piala Dunia 1950.
Terpilihnya Brasil tentu membuat ekspektasi publik menjagokan Timnas Brasil keluar jadi juaranya. Namun, itu urung terjadi! Tim Samba (julukan Timnas Brasil) justru keok dan harus puas menjadi runner up usai kalah dari Uruguay.
Lantas, seperti apa kisah Piala Dunia 1950? Berikut kilas balik Piala Dunia 1950 Brasil!
Jalannya Piala Dunia 1950
Sebelum berlangsung, sejumlah negara lebih dulu menjalani sesi kualifikasi. Akan tetapi, banyak negara yang justru mundur dari babak kualifikasi Piala Dunia 1950.
Sejumlah tim asal Amerika Selatan seperti Argentina, Ekuador, dan Peru turut menjadi negara yang tak ikut babak kualifikasi. Bahkan, Timnas Indonesia, yang saat itu masuk babak kualifikasi zona Asia, pun mundur.

Meski begitu pertarungan sengit di Brasil, tetap berlangsung. Hanya saja, peserta Piala Dunia 1950 tak sebanyak edisi sebelumnya, sebab diketahui hanya 13 tim yang ikut Piala Dunia 1950.
Adapun ke-13 kontestan itu adalah Brasil (tuan rumah), Uruguay, Bolivia, Chile, Meksiko, Paraguay, Amerika Serikat, Italia, Swedia, Spanyol, Swiss, dan Yugoslavia. Uniknya, di Piala Dunia 1950 menggunakan format berbeda dari edisi sebelumnya.
Brasil sebagai tuan rumah mengajukan format baru yaitu memakai sistem round roubin. Jadi, ke-13 tim dipecah menjadi 4 grup. Di mana 3 grup berisikan 4 tim, selain itu satu grup berisi 3 tim. Nantinya, juara dari masing-masing grup berhak lolos ke babak selanjutnya.
Keempat tim yang lolos, akan diadu kembali dengan format sama, yaitu saling bertemu. Juara ditentukan dari tim yang paling banyak mengoleksi poin. Sebatas informasi, ketika itu tim yang menang mendapat dua poin, imbang satu poin, dan kalah nol poin.