"Setelah pertandingan, Joan Laporta memiliki kemarahan yang luar biasa. Mateu Alemany dan Jordi Cruyff akan menenangkannya. Mereka bertemu dengannya," ujar Jose Ivarez, dilansir dari Marca, Jumat (14/10/2022).
"Laporta agak di luar kendali. Ingin mengeluarkan semuanya (kemarahan). Dia melihat tujuannya itu tergelincir. Dia sangat bersemangat tentang Liga Champions," imbuh Jose.
Saking kesalnya, Laporta juga disebut mengatakan ingin membunuh beberapa pemainnya. Pasalnya, beberapa pemain dirasa sudah tidak dapat memenuhi keinginan Laporta ketika bertanding di lapangan.
"Dia membidik (ingin membunuh) para pemain. Pada nama-nama tertentu yang dia sudah bosan dan dia telah berbicara beberapa minggu terakhir," pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.