Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Kenapa Banyak Masyarakat yang Mendesak Iwan Bule Mundur dari Ketua Umum PSSI

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |15:39 WIB
Alasan Kenapa Banyak Masyarakat yang Mendesak Iwan Bule Mundur dari Ketua Umum PSSI
Mochamad Iriawan didesak mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI (Foto: Twitter/@iriawan84)
A
A
A

ALASAN kenapa banyak masyarakat yang mendesak Iwan Bule mundur dari Ketua Umum PSSI merupakan salah satu topik yang menarik untuk dibahas. Baru-baru ini, tragedi terkelam dalam dunia sepakbola Indonesia baru saja terjadi.

Tragedi tersebut terjadi pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober 2022. Ratusan korban jiwa tercatat melayang dalam tragedi berdarah tersebut.

Arema FC

Menyusul insiden itu, desakan pun datang dari dua petisi dua dibuat oleh Emerson Yuntho dan Perkumpulan Jurnalis Rakyat (Pijar) di laman change.org. Kedua petisi tersebut hingga saat ini, Senin 10 Oktober 2022 telah ditandatangani 43 ribu orang dan akan terus bertambah.

Apa yang diminta masyarakat merupakan imbas dari noda hitam persepakbolaan Indonesia yang kembali terjadi. Berikut Alasan Kenapa Banyak Masyarakat Yang Mendesak Iwan Bule Mundur dari Ketua Umum PSSI.

BACA JUGA:Penyerang Tottenham Hostspur Luncurkan Yayasan yang Bergerak di Bidang Kesehatan Mental

Sebagaimana yang telah diberitakan di berbagai portal berita, desakan yang ditujukan kepada Mochammad Iriawan atau yang kerap disapa Iwan Bule selaku Ketua Umum PSSI adalah imbas dari tragedi berdarah Stadion Kanjuruhan.

Laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang berujung duka. Sebanyak 704 suporter menjadi korban, dengan rincian 131 orang meninggal dunia, 550 orang luka ringan, 23 orang luka berat, dan 37 masih menjalani perawatan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement