Share

Petisi yang Mendesak Mochamad Iriawan Mundur sebagai Ketum PSSI Disorot Media Vietnam

Maulana Yusuf, MNC Portal · Jum'at 07 Oktober 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 49 2682502 petisi-yang-mendesak-mochamad-iriawan-mundur-sebagai-ketum-pssi-disorot-media-vietnam-V5tZlSaM8j.jpg Mochamad Iriawan masih ogah mundur sebagai Ketum PSSI (Foto: PSSI)

PETISI yang mendesak Mochamad Iriawan mundur sebagai Ketum PSSI disorot media Vietnam. Soha Vn ikut mengabarkan tentang desakan agar Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mundur sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI setelah Tragedi Kanjuruhan.

Desakan agar Iwan Bule segera mundur dari jabatannya semakin nyaring terdengar belakangan seiring dengan Tragedi Kanjuruhan di Malang, yang memakan korban setidaknya hingga ratusan orang. Iwan Bule dan jajarannya dinilai telah gagal dan lalai hingga menyebabkan tragedi ini bisa terjadi.

Tragedi Kanjuruhan

Tragedi itu terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, selepas tuan rumah Arema FC dikalahkan sang rival bebuyutan, Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 dalam laga lanjutan Liga 1 2022-2023. Setidaknya, ada 131 orang yang telah meninggal dunia akibat tragedi tersebut.

Para korban jiwa mayoritas kehilangan nyawa setelah mengalami sesak napas dan juga terinjak-injak karena kepanikan yang terjadi akibat lemparan gas air mata dari petugas keamanan ke tribun penonton. Mereka berdesak-desakan menuju pintu keluar yang terbatas karena sejumlah pintu juga dikunci oleh panitia pelaksana.

Oleh karena itu, netizen Indonesia menganggap PSSI maupun PT LIB telah melakukan kelalaian sehingga Insiden itu terjadi. Tak heran jika netizen pun mendesak agar Iwan Bule mengundurkan diri. Sementara itu, Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita telah resmi dinyatakan sebagai tersangka.

Menariknya, media Vietnam, Soha Vn juga ikut menyoroti desakan agar Iwan Bule mengundurkan diri dari jabatannya. Di mana, itu sebagai pertanggungjawaban yang nyata dari seorang pemimpin yang dinilai kurang becus menangani sepakbola Indonesia.

"Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia, Mr Mochamad Irawan, menimbulkan kritik pedas dari para penggemar Indonesia ketika ia telah mengambil langkah untuk menyangkal tanggung jawab dalam kerusuhan Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang," bunyi pernyataan Soha Vn, dilansir Jumat (7/10/2022).

Tragedi Kanjuruhan

"Pendapat Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia itu disebut-sebut sebagai penyangkalan sebagian tanggung jawab terkait insiden tersebut. Hal inilah yang membuatnya mendapat banyak kritikan dari para penggemar sepak bola Indonesia. Sebelumnya, Pak Iriawan juga membuat banyak penggemar marah ketika dia tersenyum saat menjawab di markas polisi Malang, 'Orang bisa mengatakan apa saja saat ini,'" tambah pernyataan Soha Vn.

"Sejalan dengan itu, survei dari situs Change.org menyebutkan bahwa 11.431 peserta menandatangani kesepakatan bahwa pria berusia 60 tahun itu harus segera mengundurkan diri dari jabatan Presiden Federasi Sepak Bola Indonesia," tulis Soha Vn.

Hingga pada saat ini, Jumat (7/10/2022) pukul 11.50 WIB, total petisi yang sudah ditandatangani sekitar 19.900 orang per hari ini dari 25.000 petisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini