Share

127 Orang Meninggal Dunia dalam Kerusuhan Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Pentolan Bonek Kritisi Jadwal PT LIB!

Quadiliba Al-Farabi, MNC Media · Minggu 02 Oktober 2022 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 49 2678998 127-orang-meninggal-dunia-dalam-kerusuhan-laga-arema-fc-vs-persebaya-surabaya-pentolan-bonek-kritisi-jadwal-pt-lib-SIwbbnribO.JPG Kerusuhan pecah di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, menyebabkan 127 orang meninggal dunia. (Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

SEBANYAK 127 orang meninggal dunia dalam kerusuhan kelar laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di lanjutan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023, Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB. Pentolan Bonek –sebutan untuk suporter Persebaya Surabaya, Andi Pecie, mengkritiksi jadwal yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB), yang mana pertandingan sering digelar malam hari.

Kerusuhan terjadi kelar laga Arema FC vs Persebaya Surabaya yang dimulai pukul 20.00 WIB. Di laga tersebut, tuan rumah kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang.

Arema FC vs Persebaya Surabaya

(Momen polisi menyemprotkan gas air mata ke penonton. (Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucpito)

Tak puas dengan hasil tersebut, oknum suporter tuan rumah tumpah ruah turun ke lapangan Stadion Kanjuruhan. Kemudian, oknum suporter tuan rumah terlibat aksi baku hantam dengan pihak kepolisian.

Namun, situasi semakin mencekam ketika pihak kepolisian mulai menembakkan gas air mata ke salah satu sisi tribun. Dikabarkan dari situ, banyak suporter yang terinjak-injak hingga kehabisan nafas.

Akhirnya, dikonfirmasi hingga Minggu (2/10/2022) pagi, peristiwa ini memakan korban jiwa kurang lebih sebanyak 127 orang. Ini merupakan insiden “berdarah” terparah yang dialami persepakbolaan Indonesia..

Andie Peci membalas pernyataan resmi PT LIB tentang penghentian sementara kompetisi Liga 1 selama sepekan ke depan imbas tragedi ini. Ia mengkritisi laga yang besar dan sarat rivalitas tersebut tetap digelar pada malam hari.

“Sudah tahu pertandingan besar dengan tensi yang sangat tinggi. Masih saja digelar pada malam hari,” tulis Andie Peci di Twitter pribadinya.

Arema FC vs Persebaya Surabaya

(Penonton saat menginvasi Stadion Kanjuruhan. (Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

“Sudah pernah kusampaikan itu ke perwakilanmu yang datang menemui kami di Surabaya,” lanjutnya.

Sekadar informasi, sebelum laga ini PT LIB bersama perwakilan suporter dan pihak manajemen masing-masing klub sudah pernah berkumpul. Di sana membahas sejumlah aturan jelang laga ini termasuk jam pertandingan.

Pihak Panitia Pelaksana Arema FC pun menyarankan laga dimajukan menjadi pukul 15.30 WIB. Namun, saran itu ditolak dan penyelenggara tetap ingin menggelar laga ini pada malam hari.

Di sisi lain, PT LIB berani menggeser laga Persib Bandung vs Persija Jakarta. Laga ini awalnya digelar pada malam hari, namun digeser ke sore hari ini. Namun, pada akhirnya laga batal digelar buntut insiden di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini