2. Petugas Keamanan Lepaskan Gas Air Mata

Gas air mata terlihat ditembakkan untuk mengendalikan massa yang membuat kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Namun, tembakkan gas air mata yang berada di tribun penonton justru membuat suporter panik hingga desak-desakkan.
1. Aremania Berlarian Menyelamatkan Diri dan Membantu Orang Lain

Kepanikan terjadi usai gas air mata dilepaskan. Banyak suporter yang pingsan dan hal tersebut membuat Aremania mencoba membantu menolong rekannya.
Tercatat ada 127 orang meninggal akibat insiden tersebut. Dua di antaranya anggot Polri, 34 meninggal di Stadion Kanjuruhan, dan 93 meninggal di rumah sakit.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.