KALAH dari Timnas Indonesia, pelatih Curacao dan Vietnam sama-sama menyerang wasit. Hanya saja, Curacao dan Vietnam mengalami kekalahan dari Timnas Indonesia di dua kelompok umur yang berbeda.
Timnas Curacao kalah 1-2 dari Timnas Indonesia senior dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa 27 September 2022 malam WIB. Ini merupakan kekalahan kedua Curacao dari Timnas Indonesia.

(Remko Bicentini kritik wasit laga Timnas Indonesia vs Curacao)
Sebelumnya, Juninho Bacuna dan kawan-kawan tumbang 2-3 dari Timnas Indonesia pada Selasa, 24 September 2022. Kelar pertandingan semalam, pelatih Curacao Remko Bicentini, mengkritik kinerja wasit asal Laos, Xaypaseth Phongsanit, yang terlalu sering menghentikan pertandingan.
Menghentikan yang dimaksud di sini adalah, tiap kali pemain Curacao merebut bola dari kaki pemain Timnas Indonesia, wasit langsung meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran. Hal itu berbanding terbalik ketika gantian pemain Timnas Indonesia yang merebut bola dari personel Curacao.
“Saya pikir ada beberapa keputusan wasit, ya, Anda pasti paham maksud saya (sambil tertawa). Ketika kami ingin main cepat, tapi selalu saja laga dihentikan wasit,” kata Remko Bicentini kelar laga Timnas Indonesia sv Curacao.
“Tidak ada alasan untuk kalah dalam pertandingan, tapi itu (kinerja wasit yang buruk) tidak bagus untuk pertandingan,” lanjut mantan asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Curacao tersebut.
Sebelumnya pada medio Agustus 2022, ada pelatih Timnas Vietnam U-16, Nguyen Quoc Tuan, yang melancarkan kritik kepada wasit asal Thailand, Warinton Sassadee. Hal itu setelah timnya kalah 1-2 dari Timnas Indonesia U-16 di matchday pamungkas Grup A Piala AFF U-16 2022.

(Pelatih Timnas Vietnam U-16, Nguyen Quoc Tuan. Foto: VFF)
“Pertama-tama kami mengucapkan selamat kepada tim Indonesia atas kemenangan hari ini. Dan untuk tim kami, kami berjuang, kami bersaing, kami memainkan permainan ini di bawah banyak tekanan dari para penonton dan juga dari wasit,” kata Nguyen Quoc Tuan dalam konferensi pers pascalaga.
“Keputusan wasit hari ini tidak baik. Wasit telah membuat keputusan yang buruk dan kami memiliki banyak kerugian dari keputusan mereka. Kami mencetak gol di babak kedua, namun wasit menganulirnya. Jadi kami banyak dirugikan dalam pertandingan ini,” imbuh Nguyen Quoc Tuan.
Tak sampai di situ ulah yang dibuat Nguyen Quoc Tuan. Di final Piala AFF U-16 2022, kebetulan Vietnam dan Timnas Indonesia U-16 kembali bertemu. Hasilnya, Timnas Indonesia U-16 menang atas Vietnam. Di laga tersebut, Nguyen Quoc Tuan mendapat kartu merah dari wasit karena melancarkan protes keras kepada sang pengadil.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.