3. Debut Pertamanya Bersama PSMS Berjalan Manis
Tak sia-sia PSMS mengangkat Ponirin menjadi anak asuhnya tahun 1982. Pada pertandingan perdananya di Fatahillah Cup 1982, Ponirin sukses menundukan Persija dan mengantarkan PSMS sampai puncak final.

2. Setelah Pensiun, Ponirin Memilih Beternak
Setelah meninggalkan karier sepakbolanya yang begitu gemilang, Ponirin Meka lebih memilih beternak dan merawat kebun. Dengan kemampuannya, Ponirin Meka belum pernah sama sekali menjadi pelatih. Hingga akhirnya ia berpulang ke Rahmatullah pada 10 April 2022.
1. Prestasi Membangggakan Bersama Timnas Indonesia
Melihat tangguhnya Ponirin Meka ketika memperkuat PSMS membuat Timnas Indonesia menggaet dirinya. Pada debutnya bersama Timnas Indonesia di 1984, Ponirin juga dilatih Yuswardi legenda PSMS saat itu.
Saat merumput bersama Timnas Indonesia, pria yang mendapat julukan “tangan emas” ini membawa Timnas meraih medali emas pertamanya pada SEA Games 1987.
Itulah 5 fakta unik Ponirin Meka legenda kiper PSMS dan Timnas Indonesia.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.