Share

5 Fakta Laga Bali United vs Arema FC di Liga 1 2022-2023, Nomor 1 Penentu Kemenangan Singo Edan

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 14 Agustus 2022 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 49 2647587 5-fakta-laga-bali-united-vs-arema-fc-di-liga-1-2022-2023-nomor-1-penentu-kemenangan-singo-edan-1n0P5HX5Rk.jpg Berikut 5 fakta laga Bali United vs Arema FC di Liga 1 2022-2023 (Foto: Instagram/@aremafcofficial)

SEBANYAK 5 fakta laga Bali United vs Arema FC di Liga 1 2022-2023 akan diulas dalam artikel ini. Seperti diketahui sebelumnya, Arema FC berhasil mendulang kemenangan atas Bali United di pekan keempat Liga 1 2022-2023 dengan skor 2-1, pada Sabtu, 13 Agustus 2022.

Di balik duel sengit itu, terdapat sejumlah fakta menarik untuk diulas. Lantas, apa saja faktanya? Berikut 5 fakta laga Bali United vs Arema FC di Liga 1 2022-2023:

5. Debut Pemain Timnas Indonesia U-19 Arkhan Fikri

Bali United vs Arema FC

Pelatih Eduardo Almedia secara mengejutkan memberikan debut kepada pemain Timnas Indonesia U-19, Arkhan Fikri. Ia masuk sebagai pemain pengganti di menit 72 menggantikan Adam Alis.

Namun di menit 93 Eduardo Almeida kembali menarik pemain kelahiran Medan ini dan menggantinya dengan Hanis Sagara. Tapi sepanjang 21 menit bermain, Arkhan Fikri terlihat tak canggung dan menunjukkan kualitasnya.

Ia mampu mengimbangi lini tengah Bali United. Padahal mayoritas pemain Bali United dihuni pemain bintang seperti Brwa Nouri, Fadil Sausu, hingga Ramdani Lestaluhu.

4. Pemain Pengganti Tampil Apik

Bali United vs Arema FC

Kedua tim baik, Bali United dan Arema FC memasukkan sejumlah pemain pengganti di babak kedua. Di kubu Bali United masuknya Made Andhika, Ramdani Lestaluhu, dan Irfan Jaya meningkatkan intensitas tekanan Bali United.

Di lain pihak, pelatih Eduardo Almeida juga tampak cerdas membaca permainan. Salah satunya adalah memasukkan Arkhan Fikri, yang memiliki karakter bermain ngeyel untuk mengimbangi lini tengah Bali United.

Tak hanya itu, dua pemain cepat Ilham Udin Armaiyn terlebih dahulu dimasukkan menit 58, disusul 14 menit kemudian Irsyad Maulana. Masuknya tiga pemain bertipe energik mampu mengimbangi lini tengah Bali United yang kian bernafsu melakukan serangan.

Puncaknya ketika sebuah skema serangan, Ilham Udin Armaiyn yang kosong tak terjaga bermaksud mengirimkan umpan ke depan, salah diantisipasi oleh bek kiri Ricky Fajrin di menit 84. Gol kemenangan 2-1 pun dikunci tim kebanggaan masyarakat Malang itu.

3. Wasit Keluarkan 4 Kartu Kuning

Bali United vs Arema FC

Pertandingan kedua tim yang berjalan dalam tempo tinggi sejak awal laga memaksa banyak pelanggaran. Pemain Bali United Privat Mbarga menjadi pemain yang banyak dilanggar oleh pemain Arema FC.

Sebaliknya, penyerang Arema FC, Abel Camara menjadi pemain yang kerap dilanggar pemain Bali United. Tetapi banyak pelanggaran tak membuat wasit Faulur Rosy mengobral kartunya. Bahkan tercatat hanya ada empat kartu kuning yang dikeluarkan Faulur Rosy.

Empat kartu kuning ini masing-masing dua untuk Bali United diberikan kepada Willan Pacheco menit 12 dan Eber Bessa menit 33. Sedangkan dua lagi bagi Arema FC yang didapat oleh Johan Alfarizi menit 33 dan Abel Camara menit 69.

2. Serangan Balik Maut

Bali United vs Arema FC

Arema FC nyaris jarang menguasai bola. Tetapi ketika bola dikuasai pemain bisa bergerak efektif dan cepat menyusun serangan balik. Hal ini terlihat dari dua gol yang dihasilkan oleh Arema FC.

Pada gol pertama misalnya, sebuah tusukan dari sisi kiri pertahanan Bali United diakhiri umpan Renshi Yamaguchi kepada Abel Camara, yang berdiri bebas. Alhasil pemain berpaspor Guinea-Bissau ini berhasil mencocor bola ke gawang Nadeo Argawinata.

Sedangkan gol kedua dihasilkan dari tusukan Johan Alfarizi bola diberikan kepada Ilham Udin Armaiyn. Ilham Udin yang berada di sisi kanan pertahanan Serdadu Tridatu, lantas bermaksud melakukan umpan ke kotak penalti, tetapi umpan itu salah dihalau oleh Ricky Fajrin, hingga masuk ke gawang sendiri.

1. Pengaruh Abel Camara di Lapangan

Abel Camara

Penyerang asing Arema FC membuktikan kritikan yang datang kepadanya dengan satu gol yang dicetaknya di kandang Bali United. Namun selain satu gol, secara keseluruhan pemain berusia 32 tahun ini juga tampil bagus saat timnya kehilangan bola.

Seperti biasa taktik pressing ketat ala pelatih Eduardo Almedia membuat Abel Camara juga ikut bertahan sejak pertahanan lawan. Bahkan Camara juga berhasil mencatatkan tiga clearance di pertahanan Arema FC kala menghalau peluang sepak pojok Bali United.

Di akhir pertandingan tepatnya 93, Abel Camara juga mengirimkan umpan manis kepada Hanis Sagara. Tendangan dari pesepakbola asal Bojonegoro ini berhasil ditepis oleh Nadeo Argawinata.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini