Share

Laga Persebaya vs Persita Aman Tanpa Flare, Aji Santoso: Terima Kasih Bonek!

Ilham Sigit Pratama, MNC Portal · Selasa 02 Agustus 2022 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 49 2640512 laga-persebaya-vs-persita-aman-tanpa-flare-aji-santoso-terima-kasih-bonek-xv5PiZ7eMM.jpg Aji Santoso mengucapkan terima kasih kepada Bonek karena tidak nyalakan flare. (Foto: Persebaya)

KEMENANGAN Persebaya Surabaya atas Persita Tangerang 2-0 dalam lanjutan pekan ke-2 Liga 1 2022, Senin 1 Agustus 2022 terasa manis usai Bonek -sebutan pendukung Persebaya- tidak menyalakan flare atau suar. Pelatih Persebaya, Aji Santoso pun berterima kasih kepada Bonek yang sudah tertib dalam menonton tim kesayangan.

Sebagaimana diketahui, sebanyak tiga tim di Liga 1 dikenai denda oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Hal ini setelah suporter menyalakan flare, padahal sudah jelas dilarang dalam peraturan liga.

Persebaya Surabaya

Tiga klub tersebut adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, dan Persib Bandung. Nama terakhir dikenai sanksi paling besar, yakni Rp200 juta.

Menanggapi hal itu, pelatih Persebaya, Aji Santoso mengucapkan terima kasih kepada Bonek karena tidak meniru suporter lain yang menyalakan flare saat menyaksikan pertandingan di stadion.

Aji Santoso berharap situasi kondusif seperti di laga Persebaya kontra Persita bertahan hingga laga-laga selanjutnya. Eks pemain Timnas Indonesia era 1990-an itu sangat tidak ingin Bajul Ijo -julukan Persebaya- menjadi korban sanksi PSSI selanjutnya.

“Ya, saya berterima kasih, saya sangat apresiasi Bonek malam hari ini tidak ada flare, karena saya lihat ada tim yang flare sampe denda Rp200 juta, saya baca di berita ada juga yang Rp50 juta,” kata Aji Santoso pada jumpa pers pascalaga, Senin 1 Agustus 2022.

Aji Santoso

“Jadi saya apresiasi setinggi-tingginya kepada Bonek, ini baru pertandingan awal, pertandingan-pertandingan berikutnya juga harus seperti itu, untuk tidak menyalakan flare, karena itu memang sudah dilarang, dan Alhamdulillah mereka sangat paham,” tuturnya.

Lebih jauh, Aji juga mengatakan bahwa dirinya memahami kekesalan suporter jika tim asuhannya tidak meraih hasil positif. Juru taktik berusia 52 tahun itu mengatakan bahwa kekalahan merupakan hal yang wajar terjadi di sepak bola.

Namun, Aji mengingatkan para suporter untuk terus berlaku bijak apapun hasil pertandingannya. Sebab perilaku tidak bijak justru akan berujung pada sanksi yang merugikan klub.

“Tentunya saya juga tidak ingin kalah, saya juga ingin menang, tetapi dalam sepak bola apapun bisa terjadi, tim besar bisa kalah di kandang, jadi menurut saya ini wajar,” ujarnya.

“Jadi yang terpenting setiap main di kandang maupun di luar kandang, mereka bermain dengan hati, terima kasih kepada saudara Bonek sudah mendukung dengan tertib tim Persebaya,” pungkas Aji.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini