Share

Pagar Pembatas Jakarta International Stadium Roboh, Evaluasi pun Dilakukan

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 26 Juli 2022 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 49 2636501 pagar-pembatas-jakarta-international-stadium-roboh-evaluasi-pun-dilakukan-JomRX67xPn.jpg Pagar pembatas tribun utara Jakarta International Stadium roboh (Foto: MPI)

JAKARTA – Pagar pembatas Jakarta International Stadium (JIS) roboh saat grand launching, Minggu 24 Juli 2022. Kejadian tersebut membuat pihak JIS melakukan evaluasi agar hal serupa tidak terjadi di masa depan.

Grand launching JIS itu menghadirkan artis-artis ternama Tanah Air. Selain itu, ada juga pertandingan antara klub kebanggaan Ibu Kota, Persija Jakarta, dengan raksasa Thailand, Chonburi FC.

JIS (Foto: MPI/Carlos Roy)

Antusias penonton, terutama pendukung Persija, The Jakmania, membuat stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini penuh. Alhasil, sejumlah suporter memilih duduk atau mendukung dari tempat yang tidak semestinya, termasuk di pagar pembatas (horizontal barrier) yang menempel dengan tribun.

Pagar pembatas di tribun utara pun roboh. Ini menjadi evaluasi dan perhatian Jakpro selaku pihak utama dalam pembangunan stadion ini.

Dalam rilis, Selasa (26/7/2022), disebutkan penumpukan penonton dalam satu lokasi, yang tidak sesuai kapasitasnya, mengakibatkan prosedur tidak berjalan sesuai rencana.

VP Corporate Secretary Jakpro, Nadia Diposanjoyo, memberikan evaluasi ke depan, yakni memastikan setiap ada pertandingan besar atau event lainnya di JIS yang menyedot euforia akan dilakukan penertiban lebih ketat, terutama untuk lintas alur wara-wiri serta batas pengaturan penonton.

JIS (Foto: MPI/Carlos Roy)

Selain itu, akan ada peringatan dan edukasi bagi suporter serta penonton agar selalu tertib dan menjadi teladan, serta memitigasi risiko-risiko yang timbul dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Jakpro bersama KSO pelaksana pembangunan proyek JIS telah melakukan pengecekan kondisi seluruh dinding pembatas. Untuk mengantisipasi perilaku suporter yang tidak diinginkan, akan dilakukan penambahan kekuataan di area-area tertentu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini