Share

5 Fakta Jordi Amat Setelah Resmi Gabung JDT, Nomor 1 Tuai Protes Keras

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 51 2620765 5-fakta-jordi-amat-setelah-resmi-gabung-jdt-nomor-1-tuai-protes-keras-E4yX8iivrf.jpg 5 fakta Jordi Amat setelah resmi gabung JDT (Foto: Instagram/@officialjohor)

SEBANYAK 5 fakta Jordi Amat setelah resmi gabung Johor Darul Takzim (JDT) akan diulas dalam artikel ini. Sebagaimana diketahui, publik Tanah Air dikejutkan dengan transfer salah satu calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat yang memutuskan hijrah ke klub Malaysia, JDT baru-baru ini.

Keputusan Jordi Amat itu pun mendapat respons beragam dari pecinta sepakbola Indonesia. Adanya komentar positif hingga Jordi Amat terancam mendapat status Warga Negara Indonesia, sangat gaung di hadapan masyarakat Tanah Air.

Lantas, apa saja fakta di balik transfer mengejutkan itu? Berikut 5 fakta Jordi Amat setelah resmi gabung JDT versi tim Okezone:

5. Petisi Batalkan Naturalisasi Jordi Amat

Jordi Amat

Tak beberapa setelah Jordi Amat resmi berlabuh ke JDT, sejumlah petisi berisikan batalkan proses naturalisasi Jordi Amat muncul ke publik. Dari isi petisi itu, tampak warganet geram dengan keputusan Jordi Amat menerima pinangan JDT.

Jordi Amat disebut telah menolak sejumlah tim Eropa, demi bermain di Malaysia. Sebab demikian, warganet menilai Jordi Amat bukan lagi kriteria Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi.

"Jordi Amat telah resmi bergabung dengan klub Malaysia Johor Darul Taqzim, yang berarti Jordi Amat tidak lagi menjadi kriteria STY sebagai pemain naturalisasi," bunyi pernyataan petisi itu di laman change.org.

"Amat menolak klub Eropa dari Yunani dan Rusia demi bergabung JDT. JDT dan Jordi Amat sengaja memanfaatkan paspor Indonesia untuk mengisi slot pemain asing ASEAN yang berarti Jordi Amat memanfaatkan Naturalisasi sebagai kepentingan pribadi. Ayo tanda tangani petisi ini, Batalkan Naturalisasi Jordi Amat!” lanjutnya.

4. Alasan Jordi Amat Bela JDT

Jordi Amat

Jordi Amat memutuskan pindah ke JDT bukan tanpa alasan. Pemain berdarah Spanyol-Indonesia itu mengatakan ingin menimba pengalaman berlaga di kancah sepakbola Asia Tenggara.

Menurut Jordi Amat, jauh sebelum mengambil keputusan untuk bergabung dengan JDT, ia telah mendapat tawaran dari klub lain. Selain itu, ia memilih JDT bukan karena uang, namun karena telah beradaptasi dengan baik di Asia dan berbuat banyak di kompetisi tertinggi Asia.

“Saya bergabung dengan JDT bukan karena uang semata. Alasan saya bergabung dengan JDT adalah berdasarkan usaha saya beradaptasi di Asia,” lanjut Jordi.

“Karena kedekatan dengan Indonesia dan juga saya memungkinkan untuk lanjut berkompetisi di level tertinggi sepakbola Asia, karena JDT bersaing di ACL (Asian Champions League),” imbuhnya.

3. Masih Pakai Paspor Spanyol

Jordi Amat

Kedatangan Jordi Amat ke JDT menyimpan fakta menarik selanjutnya. Ya, Jordi Amat diketahui masih menjalani proses naturalisasi ke Indonesia. Itu artinya, Jordi Amat sampai saat pindah ke JDT masih berkewarganegaraan Spnayol.

Praktis, Jordi Amat masih terdaftar sebagai pemain JDT dengan paspor Spanyol. Hal itu hampir dipastikan, sebab proses naturalisasi Jordi Amat memang belum rampung. Otomatis Jordi Amat belum memiliki status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Bos JDT Dukung Naturalisasi Jordi Amat untuk Indonesia

Jordi Amat

Jika petisi terkait Jordi Amat yang muncul membuat geger publik Tanah Air, hal itu justru berbanding terbalik dengan pernyataan bos JDT. Bagi Tunku Ismail ibni Sultan Ibrahim proses naturalisasi Jordi Amat ke Timnas Indonesia harus dilanjutkan.

Pasalnya, Tunku Ismail melihat Jordi Amat merupakan aset besar bagi Timnas Indonesia. Ia sangat menyayangkan jika Indonesia tidak bisa memanfaatkan situasi tersebut.

“Dia adalah salah satu aset terbesar Indonesia, jika Indonesia tidak mengambilnya, mereka akan rugi besar,” ujar Tunku Ismail ibni Sultan Ibrahim, sebagaimana dikutip dari media Malaysia, Makan Bola.

1. DPR Tolak Naturalisasi Jordi Amat

Jordi Amat

Di urutan pertama ini merupakan hal yang sangat kontroversi. Ya, bagaimana tidak, Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda sampai membuat pernyataan menohok, terkait adanya pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.

Dirinya secara blak-blakan ingin proses naturalisasi pemain Timnas Indonesia, seperti Jordi Amat dibatalkan. Syaiful Huda sendiri memiliki alasan di balik pernyataannya tersebut. Salah satunya adalah dirinya ingin naturalisasi tidak dijadikan hal utama dalam pembinaan Timnas Indonesia.

“Saya setuju naturalisasi Jordi Amat dibatalkan. Kita minta STY (Shin Tae-yong) dan Kemenpora bersikap tegas," tulis Syaiful dalam unggahan di instagram pribadinya (@syaifulhooda), Rabu, 29 Juni 2022.

“Ya, memang pertama konsen kita itu jangan sampai naturalisasi jadi barang 'murah'. Jadi, harus ada pembatasan (naturalisasi), itu harus jadi perhatian semua pihak," ucap Syaiful Huda kepada MNC Portal.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini