“Kami bangga mewakili Nepal, kami amat menyukainya sehingga kami terkadang mengabaikan karier kami di klub, kami bersedia bermain untuk negara kapanpun tanpa diminta, tapi cara kami diperlakukan oleh pelatih sangat menjijikan,” tambah pernyataan tersebut.

(Timnas Indonesia ketika melawan Yordania)
Alih-alih menyelesaikan masalah, Al-Mutairi malah mempersulit situasi. Ia mengusir para pemainnya yang tidak mau menginap di asrama federasi selama pemusatan latihan.
“Kami ingin mengadakan diskusi dengan pelatih, tetapi dia tidak mendengarkan, ANFA juga tidak, dan itulah mengapa kami harus pergi, kami sebenarnya tidak mau, tetapi kami tidak diperlakukan dengan baik,” sambung pernyataan tersebut.
“Dia (Al-Mutairi) mengatakan bahwa kami memulai perang, tetapi dia akan mengakhirinya,” terangnya.
Sebagai tambahan informasi, laga Timnas Indonesia vs Nepal sendiri bakal berlangsung pada Rabu, 15 Juni dini hari pukul 02.15 WIB. Partai ini sangat berarti bagi Timnas Indonesia demi nasib mentas di putaran final Piala Asia 2023.
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.