Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Timnas Indonesia Lapar Kemenangan, Timnas Bangladesh Jadi Makanan Pembuka

Antara , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2022 |17:03 WIB
Timnas Indonesia Lapar Kemenangan, Timnas Bangladesh Jadi Makanan Pembuka
Timnas Indonesia siap hadapi Timnas Bangladesh (Foto: AFF)
A
A
A

TIMNAS Indonesia lapar kemenangan. Sebelum mentas di Kualifikasi Piala Asia 2023 yang diibaratkan sebagai makanan utama, Timnas Indonesia akan lebih dulu melawan Bangladesh di FIFA Matchday.

Partai kontra Bangladesh seperti makanan pembuka ideal untuk Timnas Indonesia. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022), pukul 20.30 WIB.

Shin Tae-yong (Foto: PSSI)

Sekitar 9.000 penonton akan menghadiri pertandingan itu di stadion. Itu menjadi laga pertama Timnas Indonesia yang dapat disaksikan penonton langsung di stadion pada masa pandemi covid-19.

Sementara itu, Bangladesh membawa skuad terbaiknya untuk pertandingan ini. Sebab, mereka juga bersiap untuk mentas di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Perlu diketahui, sudah 14 tahun berlalu sejak Timnas Indonesia dan Bangladesh terakhir kali bersua. Itu membuat para pemain kedua kesebelasan termotivasi untuk menampilkan performa terbaik dalam pertandingan tersebut.

Olah karena itu, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sangat serius mempersiapkan skuadnya. Target Shin jelas, yaitu kemenangan.

“Kami harus menang,” ujar pria asal Korea Selatan itu.

Shin mengetahui, bahwa keberhasilan menundukkan Bangladesh akan menambah poin Skuad Garuda di rangking FIFA. Kemenangan juga akan melambungkan motivasi Timnas Indonesia menuju Kualifikasi Piala Asia 2023.

Jelang pertandingan kontra Bangladesh, ada kabar kurang mengenakkan dari Timnas Indonesia. Sandy Walsh (Belanda) dan Jordi Amat (Spanyol) merupakan pemain luar negeri keturunan Indonesia yang berkas administrasi naturalisasinya sedang diproses oleh pemerintah.

Mereka awalnya disiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berlangsung 8-14 Juni 2022. Akan tetapi, naturalisasi mereka tidak selesai tepat waktu.

Sandy Walsh dan Jordi Amat (Foto: Instagram/@pssi)

Shin mengakui, bahwa absennya Sandy dan Jordi memengaruhi persiapan skuadnya. Namun, dia menegaskan, performa Timnas Indonesia secara keseluruhan tidak bergantung pada individu. Tanpa Sandy dan Jordi, Shin yakin anak-anak asuhnya akan melakukan yang terbaik demi lolos ke Piala Asia 2023.

"Kami tetap akan melakukan yang terbaik,” ujar Shin.

(Andika Pratama)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement